Minggu, 25 Januari 2026
Daerah  

Begini Kronologis Bentrok Karyawan di PT GNI Morowali Utara

Begini Kronologis Bentrok Karyawan di PT GNI Morowali Utara
Bentrok karyawan antara pekerja lokal dengan pekerja China di PT GNI Morowali Utara, Sabtu (14/1/2023). Foto: Screenshoot FB

Akibat bentrok karyawan tersebut, dilaporkan dua pekerja meninggal dunia. Masing-masing seorang pekerja lokal dan seorang pekerja asal China. Sementara pekerja yang mengalami luka ringan sudah dizinkan pulang.

Baca jugaPerusahaan Tambang PT GNI Morowali Utara Didemo Karyawannya, Tuntut Perhatian Keselamatan Kerja

Adapun kerugian materil berupa, satu Blok Mess Pam Obvit beserta pelengkapan perorangan habis terbakar,  3 Blok Mess TKA China habis terbakar. Selain itu,  delapan unit kendaraan rusak terbakar, di antaranya satu unit Toyota Hilux, 3 unit Trailer, serta  4 unit Loader.

Pengamanan yang melibatkan 58 personel Yonif 714/ SM, 18 personel Kodim 1311/Morowali, dua personel  anggota Tim Intelrem 132/TDL, serta 2 SSK Polri, berhasil memukul mundur massa aksi pada pukul 01.30 Wita. Situasi dapat dikuasasi oleh aparat keamanan dari TNI Polri sekitar pukul 03.00 Wita.

Laporan yang diperoleh media ini, Ahad (15/1/2023), situasi sampai dengan saat ini masih belum kondusif.  Sehingga, TKA China diamankan di mess kantor PT. GNI.

Sementara itu,  52 orang masa aksi diamankan karena diduga pelaku penyerangan. Namun, Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik melaporkan 69 orang telah diamankan oleh pihak kepolisian karena diduga provokator pada aksi kerusuhan di lokasi perusahaan tambang nikel PT GNI Morowali Utara.

Hingga saat ini, Ahad (15/1/2023),  aktivitas karyawan PT GNI dihentikan sementara. (teraskabar)

  Kepala BPMPD Tolitoli Bakal Terseret Pusaran Korupsi Satpol PP