Selasa, 13 Januari 2026

Bupati Morowali Akan Lakukan Rotasi Jabatan, Ini Harapan Asnan Asad

Bupati Morowali Akan Lakukan Rotasi Jabatan, Ini Harapan Asnan Asad
Asnan Asad. Foto: Ghafur

Morowali, Teraskabar.id– Dalam apel pagi yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Morowali, Senin (30/6/2025), Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan komitmen untuk melakukan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali. Rencana rotasi ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat eselon III dan IV, khususnya di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Minggu depan, akan ada rotasi di empat OPD. Ini penting untuk menyegarkan organisasi dan memastikan roda pemerintahan berjalan optimal,” tegas Bupati di hadapan seluruh ASN peserta apel pagi.

Bupati menekankan bahwa kebijakan ini bukan hanya soal mengganti posisi, tetapi sebagai bentuk penyegaran organisasi dan penguatan sistem kerja pemerintahan agar tetap responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa rotasi akan dilakukan secara objektif berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi.

Menanggapi langkah tersebut, Kepala Desa Geresa, Kecamatan Bungku Timur, Asnan Asad, menyatakan dukungannya. Ia menilai rotasi jabatan adalah sebuah kebutuhan dalam sistem pemerintahan yang dinamis.

“Menurut saya ini langkah yang sangat positif. Rotasi itu penting, bukan hanya untuk menyegarkan suasana kerja, tapi juga untuk memastikan bahwa pejabat yang menjabat suatu posisi benar-benar sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan daerah. Kami di tingkat desa sangat bergantung pada kinerja OPD. Kalau OPD-nya lambat atau tidak proaktif, maka pelayanan ke masyarakat juga ikut terganggu,” ungkap Asnan.

Ia menambahkan bahwa selama ini, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa dengan sejumlah OPD masih perlu ditingkatkan. Dengan adanya rotasi, Asnan berharap akan muncul energi baru dari para pejabat yang ditempatkan, terutama dalam hal pelayanan, percepatan pembangunan, dan respons terhadap aspirasi masyarakat di tingkat bawah.

  Pemerintah Kabupaten Morowali Gandeng OJK Gelar Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan

“Kami berharap pejabat-pejabat yang nanti diberi amanah bisa langsung bekerja, tidak lama beradaptasi, dan benar-benar turun ke lapangan. Jangan hanya duduk di balik meja. Harus bisa memahami kebutuhan masyarakat dan bisa menjadi jembatan yang baik antara desa dan kabupaten,” ujarnya.

Rotasi ini diharapkan tidak hanya sebagai agenda rutin birokrasi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat semangat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Morowali. (Ghaff/Teraskabar)