Kamis, 16 Juli 2026

Bupati Morowali Kunjungi Bahombelu, 26 KK Terima Sambungan Listrik dari CSR PT TGK

Bupati Morowali Kunjungi Bahombelu
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf dalam kunjungannya ke Bahombelu, Bumi Raya, Selasa (14/7/2026). Foto: IKP Morowali

Morowali, Teraskabar.id– Akses listrik sering menjadi penanda paling nyata apakah pembangunan benar-benar menjangkau wilayah terpencil. Karena itu, ketika Bupati Morowali kunjungi Bahombelu, perhatian tidak hanya tertuju pada penyerahan bantuan, tetapi juga pada pesan bahwa pelayanan dasar harus hadir hingga ke komunitas yang selama ini berada di luar pusat pertumbuhan ekonomi.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung di Dusun Bahombelu, Desa Umbele, Kecamatan Bumi Raya, Selasa (14/7/2026). Sebelumnya, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyerahkan bantuan benih padi unggul bersertifikat kepada petani di Desa Limbo Makmur.

Selanjutnya, agenda berlanjut dengan penyerahan bantuan sambungan listrik berdaya 900 VA kepada 26 kepala keluarga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tamaco Graha Krida (PT TGK) .

Langkah itu menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari proyek berskala besar. Sebaliknya, kualitas hidup masyarakat juga meningkat melalui penyediaan layanan dasar yang langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Bupati Morowali Kunjungi Bahombelu: Akses Listrik Menjadi Fondasi Pembangunan

Listrik merupakan salah satu infrastruktur yang membuka peluang ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik.

Oleh sebab itu, penyediaan sambungan listrik bagi masyarakat pedesaan memiliki dampak yang jauh melampaui penyalaan lampu di rumah.

Selain meningkatkan kenyamanan hidup, listrik juga memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak, mendukung aktivitas usaha kecil, serta memperkuat konektivitas masyarakat dengan layanan digital yang semakin berkembang.

Karena alasan tersebut, bantuan kepada 26 kepala keluarga di Bahombelu memiliki arti strategis. Program itu menjadi bagian dari upaya mempersempit kesenjangan pelayanan antara kawasan perkotaan dan wilayah terpencil.

Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Dalam kegiatan Bupati Morowali kunjungi Bahombelu bersama Asisten III Setda Morowali Afridin, Camat Bumi Raya Armin, Camat Witaponda Nasron, S.Sos, Kapolsek Bumi Raya dan Kapolsek Witaponda Iptu Armawansyah, SH., serta jajaran manajemen PT TGK.

  Bupati Morowali Sebut Listrik, Jalan dan Air Bersih Adalah Salah Satu Kunci Kemajuan Daerah

Kehadiran seluruh unsur tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah menyediakan arah kebijakan. Sementara itu, perusahaan mendukung percepatan pembangunan melalui program CSR yang berkelanjutan.

Manajer PT TGK menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Morowali.

Selain bantuan sambungan listrik, perusahaan juga merencanakan dukungan terhadap penyediaan air bersih, pembangunan rumah ibadah, serta berbagai fasilitas dasar lain yang dibutuhkan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Pendekatan seperti ini semakin banyak diterapkan di berbagai daerah. Dunia usaha tidak lagi hanya berfokus pada aktivitas produksi, tetapi juga ikut membangun kualitas hidup masyarakat melalui program yang memberikan manfaat jangka panjang.

Bupati Morowali Kunjungi Bahombelu, Sampaikan Pengakuan yang Memberikan Pesan Penting

Dalam sambutannya, Bupati Morowali menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan yang setara.

“Saya ingin memastikan masyarakat Dusun Bahombelu juga merasakan kehadiran pemerintah. Apa yang telah dilakukan PT TGK patut kita apresiasi, dan pemerintah daerah akan terus bersinergi untuk melengkapi kebutuhan masyarakat yang masih diperlukan,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan pengakuan yang memiliki makna tersendiri bagi masyarakat setempat.

Ia menyampaikan bahwa selama memimpin Kabupaten Morowali, baru kali ini dirinya mengunjungi Dusun Bahombelu karena sebelumnya belum mengetahui keberadaan wilayah tersebut.

Atas keterlambatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Selanjutnya, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif hingga menjangkau daerah-daerah terpencil.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pemerataan pembangunan juga membutuhkan kehadiran langsung pemimpin daerah di lapangan.

Dengan demikian, pemerintah dapat memahami kebutuhan masyarakat berdasarkan kondisi nyata, bukan hanya laporan administratif.

Pemerataan Harus Menjadi Ukuran Keberhasilan

Ketika Bupati Morowali kunjungi Bahombelu, pesan yang muncul melampaui seremoni penyerahan bantuan.

  Muh. Tahir Baba : "100 Hari Kerja, Gubernur Sulteng Hebat"

Kunjungan itu mencerminkan upaya memperluas akses pelayanan dasar bagi masyarakat yang selama ini berada di wilayah dengan keterjangkauan terbatas.

Ke depan, keberhasilan pembangunan Morowali akan semakin ditentukan oleh kemampuan menghadirkan listrik, air bersih, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar secara merata. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta perlu terus diperkuat.

Melalui pendekatan tersebut, Bupati Morowali kunjungi Bahombelu tidak hanya menjadi agenda kunjungan kerja. Peristiwa itu juga menjadi simbol bahwa pembangunan yang inklusif dimulai ketika pelayanan dasar benar-benar hadir hingga ke dusun-dusun terpencil. (G).