Jumat, 14 Agustus 2026
Home, News  

Gubernur Sulteng Batal Jadi Pemateri di FGD DPD RI, Memilih Kunjungi Warganya Pascagempa

Gubernur Sulteng Batal Jadi Pemateri di FGD DPD RI, Memilih Kunjungi Warganya Pascagempa
Gubernur Sulteng Anwar Hafid. Foto: Biro Adpim

Jakarta, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid segera bertolak ke Palu pada Selasa malam (16/6/2026) dari Jakarta ketika menerima laporan mengenai bencana gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 menimpa Sulteng. Gubernur Anwar Hafid batal hadir sebagai narasumber pada kegiatan focus group discussion (FGD) yang digelar oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Rabu (17/6/2026), di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Rencananya, Gubernur Anwar Hafid bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan pesawat komersil dan tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri sekitar pukul 06.00 Wita.

“Malam ini saya segera kembali ke Palu dan sudah membatalkan hadir dalam acara FGD DPD RI itu,  karena  besok pagi saya langsung ke lokasi di mana masyarakat yang paling terdampak  dan korban akibat gempa bumi hari,” kata Anwar Hafid.

Setiba di Palu, Gubernur Anwar Hafid akan segera berkunjung ke sejumlah lokasi terdampak gempa. Sebagaimana data yang dirilis  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan gempa magnitudo 6,7 dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Kota Palu, Kabupaten Sigi, Poso, dan Tojo Unauna.

Menurut informasi yang diterima Gubernur Anwar Hafid dari Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenai melalui vidio call, menyebutkan bahwa wilayah Desa Kamarora 1 dan 2 tergolong paling parah.

“Oleh sebab saya minta kepada Bupati Sigi dan Kepala BPBD Sulteng Asbudianto untuk segera ke lapangan khususnya yang terdampak parah agar ditanangani secepatnya,” tegasnya.

Anwar Hafid memerintahkan semua OPD terkait antara lain yang membidangi tanggap darurat yakni, Dinas Sosial untuk kebutuhan makan minum, kemudian Kepala BPBD Sulteng untuk kebutuhan tenda pengungsian, air bersih, membentuk dapur umum dan data pendataan rumah-rumah warga yang rusak dan warga terdampak. 

  Bukber Sulteng Nambaso Dipadati Warga, Ajang Silaturahmi Besar Pemda-Masyarakat

Gubernur Anwar Hafid mengimbau  masyarakat Sulteng khususnya yang terdampak gempabumi agar tidak panik, tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan. Dan bagi OPD yang telah ditugaskan agar bekerja maksimal membantu masyarakat korban gempa.

“Mari kita selalu berdoa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa agar bencana gempa bumi itu cepat berlalu, dan kita semua dapat dilindungi. Olehnya kami harapkan masyarakat jangan panik, tetap tenang namun selalu waspa. Dan bagi petugas yang telah diberi amanah agar bekerja maksimal membantu masyarakat yang terdampak langsung bencana gempa bumi itu,” imbuhnya. (red)