Palu, Teraskabar.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama terima 2 mahasiswa baru warga Negara Yaman untuk kuliah jenjang strata satu (S1) di kampus tersebut.
Dua warga Yaman tersebut adalah Aseem Basheer dan Raghad Mohammed Musaed Ahmed. Mereka telah tiba di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Rabu (12/8/2026) melalui Bandar Udara Internasional Mutiara Sis Aljufri.
Aseem Basheer dan Raghad Mohammed Musaed Ahmed tercatat sebagai mahasiswa baru UIN Datokarama yang mulai kuliah pada tahun akademik 2026/2027. Aseem Basheer tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi (F-Saintek) dan Raghad Mohammed Musaed Ahmed sebagai mahasiswi Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI).
Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir mengapresiasi kedatangan di Kota Palu dua generasi muda warga Negara Yaman tersebut.
“Selamat datang di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dan selamat bergabung menjadi kelurga besar UIN Datokarama,” ucap Profesor Lukman Thahir.
UIN Datokarama Terima 2 Mahasiswa dari Yaman, Total 6 Mahasiswa dari LN
Dengan kedatangan dua warga Yaman tersebut, maka total mahasiswa UIN Datokarama yang berasal dari luar negeri berjumlah 6 orang. Dengan demikian, tersisa 15 orang mahasiswa baru UIN Datokarama dari luar negeri yang belum tiba di Kota Palu.
Lukman Thahir mengemukakan bahwa UIN Datokarama menyiapkan tempat tinggal di Mahad Al-Jamiah bagi 21 orang mahasiswa dari luar negeri yang kedatangannya di Kota Palu secara bertahap.
“Seluruh sarana terkait dengan tempat tinggal mereka telah disiapkan, mulai dari gedung, kamar, tempat tidur, pendingin ruangan, lemari pakaian, meja belajar, kamar mandi, dapur dan sarana penunjang lainnya,” ujar Lukman Thahir.
“Semua sarana tersebut digunakan oleh mahasiswa UIN Datokarama secara gratis, termasuk 21 orang mahasiswa dari luar negeri,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa, kehadiran dua generasi muda asal Negara Yaman tersebut, menjadi bukti nyata internasionalisasi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di tingkat internasional.
“Hal ini tentu semakin memperkokoh reputasi dan posisi UIN Datokarama di kancah global,” sebutnya. (red)






