Sabtu, 24 Januari 2026
Ekbis, Home  

DKP Sulteng Gandeng UNISA Kaji Keterlusuran SLIN di WPP-RI 713 dan 716 Lead

DKP Sulteng Gandeng UNISA Kaji Keterlusuran SLIN di WPP-RI 713 dan 716 Lead
Kepala Dinas KP Sulteng, Arif Latjuba saat memberi arahan pada Kajian Keterlurusan SLIN, Rabu (17/12/2025), di ruang rapat Kantor DKP Sulteng. Foto: DKP Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bekerja sama dengan tenaga ahli dari Universitas Alkhairat (UNISA) Palu melaksanakan kajian keterlusuran Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) pada Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) 713 dan 716.

Kajian ini menggunakan basis data lengkap dari sektor hulu hingga hilir, meliputi nelayan, pembudidaya, pengumpul, pedagang, hingga konsumen, serta mencakup informasi mengenai harga ikan, produksi ikan, dan serapanikan di wilayah tersebut.

“DKP Sulteng gandeng UNISA alam kajian ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dalam memperkuat sistem logistik ikan berbasis data di daerah, guna memastikan transparansi rantai pasok dan meningkatkan efisiensi distribusi hasil perikanan,” kata Kepala Dinas KP Sulteng, Arif Latjuba saat memberi arahan pada Kajian Keterlurusan SLIN, Rabu (17/12/2025), di ruang rapat Kantor DKP Sulteng.

Melalui kerja sama dengan tenaga ahli Universitas Alkhairat, kajian dilakukan secara komprehensif dengan mengacu pada kondisi aktual di lapangan di WPP-RI 713 dan 716. Data yang dihimpun mencakup kegiatan perikanan tangkap dan budidaya, volume produksi, arus distribusi, harga jual di tingkat pelaku usaha, serta tingkat konsumsi masyarakat.

DKP Sulteng Gandeng UNISA Melibatkan Aktor Perikanan

Dengan pelibatan aktor perikanan dari hulu dan hilir, kajian ini diharapkan mampu menggambarkan dinamika logistik ikan secara faktual, termasuk potensi kendala dan peluang pengembangan yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dan pelaku usaha.

Selain memberikan gambaran situasi terkini, kajian ini juga menghasilkan rekomendasi strategis mengenai peningkatan efisiensi logistik melalui digitalisasi rantai pasok dan sistem traceability, strategi yang perlu dilakukan di antaranya, konsolidasi logistik dan pembangunan cold-chain cluster, pemasaran produk, standarisasi mutu produk serta peningkatan kpasitas SDM yang perlu ditingkatkan.

Hasil tersebut selanjutnya akan dijadikan referensi dalam pengambilan kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam penyusunan program pembangunan sektor kelautan dan perikanan serta pengembangan kawasan logistik di wilayah WPP-RI 713 dan 716.

  Petani Morowali Utara Datangi Bareskrim Polri Untuk Laporkan Polda Sulteng

Dengan dukungan akademisi dan basis data yang terukur hasil kajian DKP Sulteng gandeng UNISA tersebut, pemerintah optimistis dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing sektor perikanan, kesejahteraan pelaku usaha, serta ketahanan pangan berbasis ikan di Provinsi Sulawesi Tengah. (red/teraskabar)