Senin, 12 Januari 2026
Ekbis  

Ekonomi Sulteng Tumbuh Dua Digit, Kualitas Manusia Urutan 25 Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Dua Digit, Kualitas Manusia di Sulteng Urutan 25 Nasional
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura menghadiri rakor peningkatan IPM yang dilaksanakan di Kantor Bappeda Sulteng. Foto: Biro Adpim Setdaprov

“Peranan ketiga lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sulawesi Tengah mencapai 69,53 persen,” ujarnya.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Sulteng TW I-2022 dibanding TW IV-2021 (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 1,09 persen.

Kepala BPS Sulteng menjelaskan, kontraksi terjadi pada beberapa lapangan usaha, termasuk dua lapangan usaha yang memiliki kontribusi terbesar yaitu Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; serta Pertambangan dan Penggalian yang terkontraksi masing-masing sebesar 3,22 persen dan 0,12 persen.

Lapangan usaha lain yang juga mengalami kontraksi adalah Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 0,01 persen; Konstruksi sebesar 3,23 persen; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 6,34 persen; Real Estate sebesar 4,47 persen; Jasa Perusahaan sebesar 2,65 persen; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 20,44 persen; Jasa Pendidikan sebesar 5,22 persen; dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 9,55 persen.

Sementara itu, lapangan usaha lainnya tumbuh positif, di antaranya Industri Pengolahan sebesar 5,35 persen; Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 3,06 persen; Transportasi dan Pergudangan sebesar 0,06 persen; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 0,26 persen; Informasi dan Komunikasi sebesar 2,23 persen; Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 0,39 persen; dan Jasa Lainnya sebesar 0,49 persen.

  PT Vale IGP Morowali Gelar Pelatihan Pembuatan Standarisasi Pengemasan Ikan Asap