Palu, Teraskabar.id– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura sangat kecewa dan prihatin atas sikap tak terpuji dan vulgar terhadap kekerasan fisik dan verbalkepada anak didik di SMA Negeri 2 Poso yang videonya viral di sosial media. Gubernur Sulteng mengaku telah diinformasikan mengenai kasus tersebut, sehingga meminta disegerakan menuntaskan permasalahannya untuk menjawab kekecewaan masyarakat.
‘’Bapak gubernur banyak diberi informasi dan laporan tentang video oknum guru menganiaya dengan gaya boxing ke siswa. Pak gubernur Sulteng minta ditindak oknum guru bersangkutan dan meminta segera disampaikan ke masyarakat untuk segera ditindak tegas dan tidak boleh terulang kembali. Kita sibuk meningkatkan IPM di Sulawesi Tengah mestinya semua komponen sistem pendidikan bersatu dan satu tujuan,’’ kata Gubernur Sulteng melalui Tenaga Ahli Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Andono Wibisono, Minggu (16/10/2022).
Baca juga: Pelaku Begal di Palu yang Viral di Medsos Diciduk di Rumahnya
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Sulteng Yudiawati Vidiana Windarrusliana bahwa masalah itu sedang ditangani pihaknya, melalui Cabang Dinas Wilayah Tiga di Kabupaten Poso.
Pihak guru dan orang tua siswa kata Yudiawati, sudah bertemu. Namun, belum ada informasi lanjutan. Tetapi, pihaknya menjadwalkan besok (Senin, 17 Oktober) Komite Perlundungan Anak, guru, orang tua dan pihak Cabang Dinas Dikbud Wilayah Tiga akan bertemu.
Baca juga: Pemprov Sulteng Akan Beri Apresiasi kepada Penulis di Daerah
‘’Keputusan belum ada kita menunggu pertemuan besok Senin. Begitu Pak,’’ tutur Yudiawati.
Olehnya, diharapkan masyarakat tetap sabar dan tidak memberikan komentar berlebihan di Sosmed.
Baca juga: Sempat Viral di Medsos, Proses Hukum Penganiayaan di Palu Dilanjutkan
‘’Prinsipnya bapak gubernur sangat peka dengan hal – hal yang sangat kurang baik dan bermoral begitu, sehingga gubernur Sulteng minta segera ditindak oknum guru bersangkutan,’’ kata Andono. ***






