Palu, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura menyampaikan tiga poin penting saat pembukaan Muktamar XI Alkhairaat, Rabu (27/9/2023) di Kompleks Ponpes Madinatul Ilmi Dolo Kabupaten Sigi.
Di pembukaan Muktamar Alkhairaat XI tersebut, Gubernur Sulteng menekankan, pertama, Alkhairaat harus tetap fokus mengembangkan lembaga pendidikan atas dasar iman dan amal.
Baca juga: Gubernur Sulteng Bentuk Tim Kajian dan Siapkan Dana Muktamar XI Alkhairaat
Kedua, dukungan kepada Alkhairaat agar terus dilakukan agar warisan Guru Tua ini semakin berkembang, termasuk rumah sakit, lembaga pendidikan, ekonomi dan sebagainya.
Ketiga, Alkhairaat harus menjadi teladan, mencontoh saat lembaga ini masih di bawah kepemimpinan Guru Tua yang mampu menjalin komunikasi yang baik di tengah masyarakat melalui dakwah.
Baca juga: Muktamar Besar XI Alkhairaat Ditunda, Ini Alasannya
“Saya ini organisatoris, apapun masalah yang dihadapi kami selesaikan dalam muktamar dengan bijak, semoga muktamar ini melahirkan pikiran maju dan ke depannya Alkhairaat semakin berkembang,” ujar Gubernur Cudi panggilan akrab Rusdy Mastura ketika menyampaikan sambutannya pada pembukaan Muktamar XI Alkhairaat 2023.
Muktamar Alkhairaat XI secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura didampingi Ketua Utama PB Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri, Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, Anggota DPR RI Anwar Hafid, Bupati Sigi Irwan Lapata beserta unsur Forkopimda Sulteng.
Baca juga: Platform Digital Alkhairaat SuperApps Diluncurkan di Muktamar Besar XI, Melayani Komunitas Abnaul
Sebelumnya, Ketua Panitia Muktamar XI Alkhairaat 2023, Mohammad Nizam menyampaikan, pembukaan muktamar besar Alkhairaat ke-XI dirangkaikan muktamar badan otonom.
Muktamar berlangsung dari tanggal 27 sampai dengan 29 September 2023, dengan tema mewujudkan ekosistem pendidikan modern yang berjiwa kebangsaan.
Baca juga: Menjaga Peninggalan Guru Tua, Garda Alkhairaat Resmi Dideklarasikan
Pelaksanaan muktamar diikuti 274 peserta, ditambah peserta muktamar otonom sebanyak 600 peserta.
Muktamar ini juga dihadiri Ketua Dewan Penasehat, Salim Segaf Al-Jufri, Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng, Vera Rompas Mastura, Ketua DPRD Sulteng Dr. Nilam Sari Lawira, bupati dan wali kota se-Sulteng, unsur Forkopimda Sulteng, serta pihak terkait lainnya. (teraskabar)






