Selasa, 28 April 2026
News  

Gubernur Sulteng Siap Memberikan Dukungan untuk 22 Koperasi Pertambangan Desa Oyom

Gubernur Sulteng Siap Memberikan Dukungan untuk 22 Koperasi Pertambangan Desa Oyom
Perwakilan 22 koperasi pertambangan rakyat Desa Oyom bersama Direktur PT Sulteng Mineral Sejahtera (PT. SMS) Akhmad Sumarling menghadap orang nomor satu di Sulteng itu, Rabu (21/12/2022). Foto: Istimewa

Gubernur Sulteng Titip Amanah

Pertemuan antara Gubernur Sulteng dengan perwakilan 22 koperasi pertambangan rakyat asal Desa Oyom yang dihadiri sejumlah pejabat dilingkup Pemprov Sulteng tersebut, Gubernur Rusdy Mastura menitip amanah kepada Dirut PT SMS Akhmad Sumarling.

“Saya titipkan amanah pendampingan ini kepada Pak Akhmad Sumarling sebagai dirut PT. SMS karena saya mengenal beliau dengan baik, terlepas dari itu beliau bersedia melakukan pembinaan yang baik terhadap masyarakat tambang  lewat pemberdayaan,” katanya.

Baca jugaWarga Geruduk DPRD Tolitoli Tuntut Rekomendasi Gubernur untuk PT SMS Dicabut

Kepada Dirut PT SMS, Gubernur Rusdy menegaskan agar kepercayaan masyarakat tersebut tidak disalahgunakan dan tak segan bertindak tegas jika kepercayaan tersebut diingkari, bahkan hingga ke proses hukum.

Membangun dari Hulu ke Hilir

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura menjelaskan  pemberian ruang aktivitas pertambangan rakyat ini agar bisa tercipta proses pertambangan dari hulu ke hilir. Sehingga, manfaatnya lebih banyak dirasakan oleh masyarakat Tolitoli, bukan malah dimanfaatkan orang luar.

“Karena bahan bakunya diambil oleh masyarakat. Selanjutnya,  pengolahannya di PT. SMS, jadi murni transaksi jual beli, serta pengolahannya juga di Kabupaten Tolitoli, sehingga perputaran uangnya sepenuhnya di Tolitoli,” kata Rusdy.

Sekaitan dengan perizinan, Gubernur Rusdy Mastura berjanji akan selalu memantau sekaligus membantu percepatan proses pengurusan perizinan koperasi tambang rakyat  agar masyarakat bisa segera bekerja secara aman karena memiliki legalitas. Bahkan, ia berjanji akan segera mensinergikan dengan pihak terkait, termasuk dengan aparat penegak hukum seperti Polda Sulteng.

  Kepala Dinkes Tolitoli Diduga Terseret Dana Ukom Bermasalah