Minggu, 25 Januari 2026
News  

Guru Honorer Curhat ke Mutmainah saat Reses Anggota DPRD Kota Palu di Mamboro

Guru Honorer Curhat ke Mutmainah saat Reses Anggota DPRD Kota Palu di Mamboro
Anggota DPRD Kota Palu Mutmainah Korona reses di Kelurahan Mamboro, Kota Palu, Selasa (11/7/2023). Foto: Kiriman Panda

Palu, Teraskabar.idAnggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona melanjutkan kegiatan reses di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, usai menggelar reses di Kelurahan Tawaeli, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Selasa (11/7/2023).

Di Kelurahan tersebut, warga tak menyia nyiakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada wakil mereka yang duduk di legislatif Kota Palu.

Baca jugaReses di Birobuli Selatan, Ketua DPRD Palu Ungkap Ada Kuota Bantuan bagi Ribuan UMKM

Mutmainah Korona yang merupakan legislator Nasdem dari Dapil II pun mengoptimalkan pertemuan tersebut untuk mendengar aspirasi warga, lantas memperjuangkannya melalui politik anggaran di DPRD.

Guru Honorer Curhat ke Mutmainah saat Reses Anggota DPRD Kota Palu di Mamboro
Anggota DPRD Kota Palu Mutmainah Korona reses di Kelurahan Mamboro, Kota Palu, Selasa (11/7/2023). Foto: Kiriman Panda

Pada reses di titik kedua yang dilaksanakan Mutmainah Korona di Kelurahan Mamboro dan dihadiri 50 orang, terungkap beberapa aspirasi warga yang perlu diperjuangkan wakilnya di DPRD Kota Palu. Di antaranya, mengenai permasalahan hak insentif guru honorer.

Baca juga: Warga Resah Marak Pencurian Ternak di Jono Oge Sigi

Di hadapan Mutmainah, salah seorang guru honorer tersebut mengungkapkan persoalan insentif guru honorer di Kota Palu, hingga kini belum ada solusi alternatif yang diberikan oleh pihak pemerintah daerah.

Di reses tersebut juga mencuat aspirasi dari kalangan perempuan yang butuh ruang kreasi melalui pemberdayaan ekonomi. Banyak sekali potensi pengembangan usaha yang dikreasikan namun belum bisa memanfaatkan digital sebagai media branding dan kampanye produk berbasis digital.

Baca jugaGubernur Curhat ke Wapres, Ada Bupati Belum Lengkapi Persyaratan Administrasi Pencairan Rehab Rekon

Menyikapi hal itu, Mutmainah Korona berjanji akan memperjuangkannya melalui legislatif agar aspirasi yang mencuat di reses ini, seperti  permasalahan hak insentif guru honorer bisa mendapat perhatian serius pemerintah daerah. (teraskabar)