Sabtu, 11 Juli 2026

Inovasi PELITA SARUMA, Pelayanan Humanis Pemkab Halsel: Santunan Keluarga Berduka Kini Lebih Cepat

Inovasi PELITA SARUMA, Pelayanan Humanis Pemkab Halsel: Santunan Keluarga Berduka Kini Lebih Cepat

Halmahera Selatan, Teraskabar.id – Di balik setiap musibah yang menimpa warganya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya memastikan masyarakat tidak menghadapi duka seorang diri. Melalui inovasi PELITA SARUMA (Pelayanan Solidaritas Santunan Keluarga Berduka), Pemkab Halsel menghadirkan sistem pelayanan yang lebih cepat, sederhana, transparan, dan penuh nilai kemanusiaan.

Inovasi yang digagas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Halmahera Selatan, Yudhi Eka Prasetia, S.Si., M.Si. ini menjadi langkah nyata dalam mentransformasi pelayanan santunan keluarga berduka. Tidak sekadar mempercepat proses administrasi, PELITA SARUMA hadir sebagai simbol kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang sedang menghadapi kehilangan.

Selama ini, proses pengusulan santunan kerap terkendala lambatnya penyampaian informasi, kelengkapan dokumen, hingga koordinasi antarinstansi. Melalui PELITA SARUMA, seluruh tahapan mulai dari pelaporan, verifikasi, hingga penyaluran santunan dirancang lebih terintegrasi sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

Inovasi PELITA SARUMA Wjud Kehadiran Pemerintah

Kepala Bagian Kesra, Yudhi Eka Prasetia, menegaskan bahwa pelayanan publik sejatinya bukan hanya berbicara tentang administrasi, tetapi juga tentang kehadiran pemerintah di saat masyarakat paling membutuhkan.

“Pelayanan publik yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan administrasi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan kepedulian dan empati. PELITA SARUMA merupakan wujud solidaritas Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kepada keluarga yang sedang berduka.

Kami ingin memastikan bantuan diterima lebih cepat, tepat, transparan, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya Jum’at, (10/7/2026).

PELITA SARUMA juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, Bagian Kesra, hingga perangkat daerah terkait dalam proses penyampaian informasi dan verifikasi data penerima. Dengan memanfaatkan teknologi informasi serta penyederhanaan alur birokrasi, pelayanan menjadi lebih responsif tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.

  Siswa Korban Hanyut Air Terjun Wera Ditemukan di Sungai Palu, Total Dua Korban Ditemukan

Inovasi ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan implementasi Core Values ASN BerAKHLAK, khususnya nilai Berorientasi Pelayanan, Harmonis, Adaptif, dan Kolaboratif.

Representasi Wajah Baru Birokrasi

Lebih dari sekadar inovasi administratif, PELITA SARUMA menjadi representasi wajah baru birokrasi yang mengedepankan pelayanan yang cepat, profesional, sekaligus humanis.

Pemkab Halmahera Selatan berharap implementasi PELITA SARUMA mampu mempercepat penyaluran santunan kepada keluarga berduka sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah yang semakin modern, responsif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

PELITA bukan sekadar sebuah akronim. Ia adalah simbol cahaya harapan yang dinyalakan pemerintah di tengah kesedihan masyarakat.

Ketika duka datang, negara hadir melalui pemerintah daerah—bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, solidaritas, dan rasa kemanusiaan yang menjadi fondasi utama pelayanan publik yang bermartabat. (slm)