Selasa, 13 Januari 2026
News  

Jalan Nasional di Bahodopi Morowali Dijejali Pekerja Tambang, Gubernur Sulteng Minta Diperlebar

Jalan Nasional di Bahodopi Morowali Dijejali Pekerja Tambang, Gubernur Sulteng Minta Diperlebar

Palu, Teraskabar.id – Keberadaan PT. IMIP di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) telah memberikan dampak positif di Negeri Seribu Megalit ini dengan menyerap  kurang lebih 100 ribu tenaga kerja.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura di ruangan kerjanya, saat mengikuti rapat koordinasi secara virtual yang dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai rangkaian dari kegiatan reformasi tata kelola industri smelter di Kabupaten Morowali, pada Senin (15/2024).

Baca jugaCerita Barani Warga Lekatu akan Dibangunkan Rumah oleh Wali Kota Palu

Turut mendampingi Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, Pj. Bupati Buol Muchlis, Pj. Bupati Morowali Rahmansyah Ismail, Pj. Bupati Parigi Moutong Richard A. Djanggola, Kadis Nakertrans Arnold Firdaus, Karo Hukum Adiman.

Banyaknya tenaga kerja di kawasan industri, menyebabkan jalan nasional yang berada di Bahodopi selalu macet. Hal ini terjadi karena penumpukan jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan.

Fenomena itu menjadi pemandangan umum yang sering dijumpai setiap hari, khususnya saat berangkat kerja di pagi hari atau ketika pulang kerja di sore hari.

Baca juga: 26 Desa di Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa Terima Sapi Kurban dari PT Vale

Ia pun meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, agar jalan nasional tersebut diperlebar untuk mengurai kemacetan dan memberikan rasa nyaman bagi tenaga kerja.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang terus menciptakan ekosistem investasi yang ramah.

Menanggapi kondisi jalan, Menko Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan akan membicarakan dengan Menteri PUPR untuk segera melebarkan jalan negara dimaksud.

  Rehab Rekon di Sulteng Berakhir di Penghujung 2024, Total Investasi Rp1,99 Triliun

Baca juga600 Jiwa Terdampak Banjir di Lingkar Tambang Bahodopi Morowali

Turut hadir Menteri Ketenaga Kerjaan, Menteri Industri, Panglima TNI, Kapolri, Kapolda Sulteng, Danrem 132/Tadulako. (teraskabar)