Senin, 26 Januari 2026

Jalur Trans Sulawesi Desa Uwevolo Parimo Lumpuh Total Akibat Banjir

Jalur Trans Sulawesi Desa Uwevolo Parimo Lumpuh Total Akibat Banjir
Antrean panjang kendaraan dilokasi banjir Desa Uwevolo, Sabtu (11/5/2024). Foto: Aswadin

Parimo, Teraskabar.id – Arus lalulintas di jalan Trans Sulawesi, Dusun 1 Desa Uwevolo Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) lumpuh total, Sabtu (11/5/2024) pagi.

Macet yang terjadi sekira pukul : 05.30 Wita tersebut, diakibatkan luapan sungai di desa setempat. Dari arah Parigi menuju menuju Provinsi Gorontalo macet total.

“Macet total, karena badan jalan ditutupi lumpur dan kayu. Jadi tidak ada jalan,” kata Camat Siniu, Darwis kepada wartawan, Sabtu (11/5/2024).

Baca jugaBanjir Bandang Melanda Desa Huhak, Jalur Trans Sulawesi Tertutup Lumpur

Menurut Darwis, mulai pukul  21.00 Wita, wilayah itu sudah mulai diguyur hujan hingga Sabtu pagi. Kemudian, banjir terjadi sekitar pukul 02.30 Wita.

“Kendaraan sejak subuh hari tadi sudah tidak bisa melintas karena badan jalan sudah tertutup  lumpur dan kayu,” terang Darwis.

Sehingga, diperkirakan dari awal terjadinya banjir hingga pukul 10.37 Wita pagi, sudah kurang lebih 10 jam jalur Trans Sulawesi lumpuh total.

“Jadi macet itu mulai malam tadi saat material banjir sudah menutupi badan jalan.” ungkapnya.

Baca juga: Jalan Trans Sulawesi di Desa Uwevolo Parimo Tertutup Material Banjir

Menururnya, beberapa bulan terakhir ini cuaca tidak menentu, kadang panas, dan terkadang juga hujan. ” Tadi malam itu memang hujannya deras,” akunya.

Ia menambahkan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja ada satu unit rumah warga roboh dibagian dapur akibat terjangan banjir.

“Yang menjadi masalah saat ini adalah jalur trans yang tertutup ini. Dan Alhamdulillah, cepat penanganan dari Pemda, yakni Dinas PUPRP, BPBD, dan Balai Jalan Provinsi Sulawesi Tengah mereka semua sudah turun di lokasi banjir,” ujarnya.

  Ketua DPRD Parimo Dorong OPD Penuhi Target Pencapaian Penyelesaian Rekomendasi BPK

Ia mengatakan, diperkirakan, proses pembersihan material banjir yang menutupi badan jalan hingga sore hari. Darwis juga belum bisa memastikan berapa lama proses pembersihan lumpur itu selesai.

Baca jugaWabup Parimo Sebut Banjir di Tiga Desa Dampak Tambang Kayuboko

“Saya juga belum bisa pastikan sampai kapan waktu pembersihannya selesai. Tapi bisa saja sampai sore,” ujarnya.

Pantauan media ini di loksi banjir, Dinas PUPRP dan pihak Balai Jalan sudah mengerahkan dua unit alat berat untuk membersihkan material lumpur yang menutupi badan jalan. (wad/teraskabar)