Minggu, 25 Januari 2026
Daerah  

Kapolda Sulteng Sebut Bentrok Karyawan di PT GNI akibat Akumulasi Persoalan

Kapolda Sulteng Sebut Bentrok Karyawan di PT GNI akibat Akumulasi Persoalan
Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi saat menggelar konferensi pers terkait persoalan yang terjadi di PT. GNI di Mako Polres Morowali Utara, Ahad (15/1/ 2023). Kapolda didampingi Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto,  Komandan Kodim 1311/ Morowali Letnan Kolonel Infanteri Constantinus Rusmanto,  serta Kapolres Morowali Utara (Morut) AKBP Imam Wijayanto. Foto: Istimewa

Morowali Utara, Teraskabar.idKapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Rudy Sufahriadi mengatakan bentrok karyawan yang terjadi antara pekerja lokal dan pekerja asing di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) Morowali Utara akibat akumulasi persoalan di perusahaan tambang nikel tersebut.

“Ini akumulasi (persoalan), artinya dari mulai (persoalan) kecil tiba-tiba berkembang jadi besar, terus sampai ada dua korban meninggal dunia,” kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi saat menggelar konferensi pers terkait persoalan yang terjadi di PT. GNI di Mako Polres Morowali Utara, Ahad (15/1/ 2023).

Baca jugaAktivis HAM Sulteng Mendesak Negara Bertindak Tegas kepada PT GNI

Kapolda Sulteng yang didampingi Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto,  Komandan Kodim 1311/ Morowali Letnan Kolonel Infanteri Constantinus Rusmanto,  serta Kapolres Morowali Utara (Morut) AKBP Imam Wijayanto saat konferensi pers menjelaskan, bentrok karyawan tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Baca jugaBegini Kronologis Bentrok Karyawan di PT GNI Morowali Utara

“Ada dua korban  meninggal dunia, kita sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang meninggal dunia dari TKI dan siapa dari TKA, kenapa dia meninggal dunia, saya akan lakukan penyelidikan ini semuanya,” kata Kapolda.

Ia berharap, kerusuhan yang terjadi di PT GNI kali ini tidak terulang lagi dengan menggelar rapat dan evaluasi terkait bentrok karyawan yang dihadiri Danrem, Dandim dan Kapolres bersama dengan pihak GNI.

  100 ASN Sulteng akan Dikirim ke Korea Selatan Setiap Tahun