Senin, 12 Januari 2026

Ketua TP-PKK Morut Febriyanthi Dorong Kader Jadi Garda Transformasi Kesehatan Desa

Ketua TP-PKK Morut Febriyanthi Dorong Kader Jadi Garda Transformasi Kesehatan Desa
Advokasi, Koordinasi, dan Bimtek Pokjanal Posyandu yang digelar di Aula Tekozi Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, Senin (24/11/2025). Foto: MCDD

Kolonodale, Teraskabar.id – Ketua TP-PKK Morowali Utara (Morut), Febriyanthi H. D. J. Hehi, S.Si., Apt, tampil sebagai narasumber utama pada kegiatan Advokasi, Koordinasi, dan Bimbingan Teknis Kelompok Kerja Operasional (Bimtek Pokjanal) Posyandu yang digelar di Aula Tekozi Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, Senin (24/11/2025), dikutip dari MCDD.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara Dinas Kesehatan Morowali Utara dan TP-PKK Morut, dihadiri Kadis Kesehatan Morut Arif Paskal Pokonda, SST, M.Kes, Kepala Dinas PMD Morut Drs. Andi Parenrengi, serta narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi. Peserta terdiri dari para Camat, Ketua TP-PKK Kecamatan, Kader PKK, tenaga kesehatan, dan unsur lain dalam Pokjanal Posyandu.

Kadis Kesehatan Morut Arif Paskal Pokonda menegaskan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia mengajak seluruh unsur Pokjanal untuk mengikuti Bimtek secara maksimal agar tujuan kegiatan tercapai.

“Dengan berlakunya perubahan Kemendagri No. 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, banyak tanggung jawab baru yang harus kita emban bersama,”ujar Arif.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal melalui penguatan pengawasan dan dukungan lintas sektor oleh Tim Pembina Posyandu.

Dalam pemaparannya, Ketua TP-PKK Morut Febriyanthi Hongkiriwang, menekankan bahwa Posyandu kini menjadi pusat layanan kesehatan terpadu yang semakin strategis dalam transformasi kesehatan masyarakat.

Ia menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas kader Posyandu yang saat ini tidak hanya menangani balita, tetapi juga stunting, gizi buruk, kesehatan remaja, hingga pelayanan bagi para lansia.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak perubahan. Kita membutuhkan kader yang terampil, sigap, dan mampu menjawab tantangan kesehatan di semua kelompok usia,” tegas Ny. Febriyanthi yang juga Senator DPD-RI.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar program kesehatan di tingkat desa dan kecamatan dapat berjalan lebih efektif.

  Peredaran Narkoba di Morut Awal 2026: Tiga Pelaku Ditangkap, 15 Paket Diamankan

“Tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan. Koordinasi dan kemitraan semua pihak adalah kunci keberhasilan program Posyandu ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan Bimtek Pokjanal Posyandu ini diharapkan mampu memperkuat peran kader serta memperkokoh sistem layanan Posyandu sebagai pilar kesehatan masyarakat Morowali Utara. (red/teraskabar)