Palu, Teraskabar.id – Korban tewas akibat ledakan maut tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT. ITSS) yang berada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), terus bertambah.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menjelaskan, korban tewas ledakan maut tungku PT ITSS Kembali bertambah.
Beberapa hari sebelumnya, jumlah korban tewas sebanyak 20 orang. Namun hari ini, bertambah satu orang sehingga total yang tewas menjadi 21 orang. Sedangkan karyawan yang masih dirawat sebanyak 38 orang.
Baca juga: Gubernur Sulteng ke Morowali, Kunjungi Korban Ledakan Tungku Smelter PT. ITSS IMIP
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, berdasarkan perkembangan penanganan medis para korban ledakan tungkus smelter PT. ITSS, hingga Selasa (26/12/2023), jumlah korban meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Morowali menjadi 5 orang.
Sehingga, secara keseluruhan jumlah korban meninggal mencapai 18 orang. Rinciannya, 8 orang adalah tenaga kerja asing (TKA), sedangkan 10 orang lainnya merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI).
Sebagai tambahan informasi lanjutnya, Kapolda Sulteng sekitar pukul 15.00 Wita tadi, sudah membicarakan terkait korban ledakan tungku smelter PT ITSS itu dengan pihak kedutaan China. Hanya saja, hasil pembicaraan tersebut belum kami peroleh dari pak Kapolda.
Baca juga: Korban Jiwa Ledakan Tungku Smelter PT ITSS Bertambah 5 Orang, Total Tewas 18 Orang
“Setelah kami peroleh, akan kami sampaikan kepada rekan rekan media,” kata Kabid Humas di hadapan sejumlah awak media di Mako Polda Sulteng, Selasa (26/12/2023).
Sampai saat ini katanya, masih ada tenaga kerja asing yang dirawat di RSUD Morowali.
Terkait dengan jumlah korban peristiwa ledakan tungku smelter PT ITSS tersebut adalah sebanyak 59 orang. Sebanyak 18 orang diantaranya meninggal dunia. Sedangkan luka berat sebanyak 24 orang dan seluruhnya dirawat di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Morowali.
Baca juga: Korban Tewas Ledakan Tungku Smelter PT ITSS IMIP Bertambah, Kini Totalnya 16 Orang
“Kita berharap tidak ada lagi korban yang meninggal dan mudah-mudahan seluruhnya bisa tertangani,” ujarnya.
Selanjutnya korban yang mengalami luka sedang sebanyak 12 orang. Dan, saat ini mereka dirawat di Klinik IMIP. Sisanya, adalah korban luka ringan dan menjalani rawat jalan. Mereka yang mengalami luka ringan, seluruhnya dipulangkan ke rumah masing-masing. (teraskabar)







