
Ia baru mengetahui kalau anaknya itu terkena tembakan setelah mendengar informasi dari keluarganya.
“Saya mendapat kabar anak saya kena tembak dari keluarga saya langsung mencari tahu keberadaannya ke Puskesmas Tada. Saya sampai tidak kuat melihat kondisi anakku yang saat itu telah meninggal,” kata Rosmawati.
Menurutnya, Aldi tiba di lokasi unjuk rasa sekitar pukul 20.00 WITA. Dia juga membantah jika anaknya disebut sebagai salah satu dari pengunjuk rasa.
“Anak saya itu, ke acara pesta saja tidak pernah. Dia hanya datang menonton, karena namanya anak-anak mau melihat kejadian seperti itu (demonstrasi) secara langsung,” ujarnya.
Menurutnya, Aldi sebelum berangkat ke lokasi unjuk rasa sempat membeli obat tetes mata untuk tantenya.
” Anak saya sempat berangkat membelikan obat tetes mata untuk tantenya sebelum ke lokasi demonstrasi,” ujarnya. (teraskabar)






