Senin, 12 Januari 2026
Daerah  

Kunjungi Pelabuhan Perikanan Untia Makassar, Kepala DKP Sulteng: Tingkatkan Kinerja PPI Paranggi

Kunjungi Pelabuhan Perikanan Untia Makassar, Kepala DKP Sulteng:  Tingkatkan Kinerja PPI Paranggi
Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba bersama rombongan foto bersama  Pelaksana Unit Operasional Pelabuhan dan Kesyahbandaran, Faisal, saat berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Untia Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/12/2022). Foto: Istimewa

Makassar, Teraskabar.idDinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah (DKP Sulteng) berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Untia, Makassar, Sulawesi Tengah.

Kunjungan yang dipimpin Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba, SE, M.Si didampingi Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah II-PPI Paranggi, Iffat, S.Pi, M.T, beserta rombongan, diterima oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Untia yang diwakili oleh Pelaksana Unit Operasional Pelabuhan dan Kesyahbandaran, Faisal, Kamis (1/12/2022) di ruang kerjanya.

Faisal pada kesempatan tersebut sangat mengapresiasi kunjungan rombongan DKP Sulteng yang dipimpin oleh Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba.

Baca jugaKunjungi PPI Donggala, Komisi IV DPR RI Bahas Ketersediaan BBM Nelayan

Ia berharap, dari kunjungan ini dapat menjalin sinergitas dengan berbagi pengalaman dan informasi kepada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah agar kebijakan penyelenggaraan kepelabuhan perikanan Kementerian Kelautan Republik Indonesia dapat dilaksanakan oleh seluruh lapisan stakeholder di daerah.

Sementara itu, Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba mengharapkan mengharapkan seluruh jajaran bidang dan UPT di lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, senantiasa meningkatkan kinerja bidang dan unitnya masing-masing, melalui upaya yang bersungguh-sungguh yang berorientasi pada pelayanan publik kepada seluruh pelaku usaha kelautan dan perikanan.
“Semua ini bertujuan untuk peningkatan produktivitas yang berorientasi pada produksi dan peningkatan pendapatan nelayan, pembudidaya, pengolah dan pemasar yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Ia menjelaskan pengembangan wawasan kepelabuhan yang dilaksanakan oleh UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah II-PPI Paranggi ini merupakan suatu upaya menggali potensi dan sinergitas antara stakeholder, baik yang menjadi kewenangan kementerian kelautan maupun antara daerah.

Baca jugaSeorang Nelayan Diserang  Buaya di PPI Donggala

  Memperkuat Sinergitas Pengelolaan Perikanan, Kepala DKP Sulteng Hadiri Lokakarya USAID Ber-IKAN di Kalbar

“Saya menekankan agar menggali semua informasi penyelenggaraan kepelabuhan pada PP Untia untuk dapat diadapatasi dan dimodifikasi sesuai dengan kondisi di unit kerja PPI Paranggi dan UPT Pelabuhan Perikanan lainnya di Provinsi Sulawesi Tengah.
Tuntutan percepatan terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Tengah perlu disikapi dengan pola kerja strategis seperti ini oleh seluruh bidang dan UPT lingkup DKP Provinsi Sulteng.

Selain berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Untia, Kepala DKP Sulteng bersama rombongan juga berkunjung ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere Kota Makassar, Sulawesi Tengah. Rangkaian kunjungan yang bertujuan sebagai upaya peningkatan kinerja UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah II – PPI Paranggi, Sulteng, berlangsung mulai 1 hingga 4 Desember 2022.

Baca jugaObyek Wisata Pantai di Banawa Donggala Dibatasi?

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah II- PPI Paranggi, Iffat, S.Pi, MT mengatakan kegiatan ini memfokuskan pada manajemen penyelenggaraan kepelabuhanan perikanan dan penyelenggaraan teknisnya. Di antaranya, adalah Penerbitan Dokumen Surat Laik Operasi (SLO), Surat Perintah Berlayar (SPB), retribusi tambat labuh, pencatatan e-Logbook yang keseluruhannya dilakukan berbasis on line.
Selain itu, diamati terdapat beberapa fasilitas unit pengolahan perikanan (UPI) seperti perusahaan rumput laut, pengolahan kepiting, perusahaan destilasi air laut menjadi air tawar serta beberapa perusahaan lainnya yang sedang beroperasi.

Rangkaian kegiatan lainnya adalah kunjungan ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere di kota Makassar. Pelabuhan Paotere ini sangat melekat dengan sejarah Provinsi Sulawesi Selatan karena merupakan pelabuhan rakyat tertua. Penyelenggaraan kegiatan di PPI Paotere kota Makassar ini secara umum memiliki kesamaan dengan Penyelanggaraan Pelabuhan Perikanan di Provinsi Sulawesi Tengah. (teraskabar)