Selasa, 13 Januari 2026

Lomba Desa Lestari, PT Vale IGP Pomalaa Berdayakan 47 Desa di Kolaka

Lomba Desa Lestari, PT Vale IGP Pomalaa Berdayakan 47 Desa di Kolaka
Penyerahan hadiah bagi pemenang lomba dilaksanakan pada kegiatan Malam Apresiasi Sinergi Lestari, Sabtu (27/7/2024). Foto: Humas PT Vale

Kolaka, Teraskabar.id –  PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar Lomba Desa Lestari 2024. Lomba diikuti 47 desa dan kelurahan dari 4 kecamatan di wilayah pemberdayaan di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-56 PT Vale juga menjadi upaya perusahaan untuk terus mendorong kesadaran warga menjaga lingkungan.

Baca juga Telkom dan Indosat Ooredoo Hutchison Berdayakan Indonesia melalui Kemitraan Strategis antara NeutraDC dan BDx Indonesia

Kelurahan Silea, Kecamatan Wunduloka berhasil menjadi juara Umum 1 pada kompetisi yang berlangsung Senin hingga Jumat (22-26/7/2024). Juara Umum 2 diraih Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Juara Umum 3 diraih Desa Puuroda, Kecamatan Baula, dan Juara Umum 4 diraih Desa Tinggo, Kecamatan Tanggetada.

Penyerahan hadiah bagi pemenang lomba dilaksanakan pada kegiatan Malam Apresiasi Sinergi Lestari, Sabtu malam (27/7/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT-56 PT Vale.

Desa-desa yang menang dalam perlombaan tersebut mendapatkan sejumlah hadiah pembinaan dan uang tunai. PT Vale juga menyumbangkan masing-masing 1 unit motor pengangkut sampah kepada pemerintah kecamatan di empat wilayah pemberdayaan PT Vale IGP Pomalaa.

Lomba Desa Lestari, Wujud Tanggung Jawab PT Vale

Lomba Desa Lestari, PT Vale IGP Pomalaa Berdayakan 47 Desa di Kolaka
Penilaian lomba oleh tim juri Lomba Desa Lestari. Foto: Humas PT Vale

Head of Project Pomalaa, Mohammad Rifai menegaskan bahwa lomba ini merupakan wujud tanggung jawab PT Vale terhadap lingkungan di wilayah pemberdayaan.

Aspek-aspek seperti kebersihan, penghijauan, struktur pedesaan, hingga keteraturan desa dinilai dalam kompetisi ini. Penilaian dimulai dari tahap penyisihan selama 3 hari, diikuti dengan pemilihan satu desa terbaik dari masing-masing kecamatan.

Baca jugaHarmoni dengan Alam, Paradigma Krisnawati untuk Pariwisata Berkelanjutan

“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam Lomba Desa Lestari ini. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran, tetapi juga mendorong konsistensi dalam menjaga lingkungan sehari-hari,” ujarnya.

  Raih 2 Penghargaan di Ajang ICSA 2024, PT Vale IGP Morowali Buktikan Komitmen Praktik Bisnis Berkelanjutan

Lomba Desa Letari Dapat Mengubah Paradigma Masyaarakat

Lomba Desa Lestari, PT Vale IGP Pomalaa Berdayakan 47 Desa di Kolaka
Penilaian lomba oleh tim juri Lomba Desa Lestari. Foto: Humas PT Vale

Kepala Desa Tikonu, Sabaruddin, mengapresiasi upaya PT Vale dalam memelihara lingkungan. Ia berharap, Lomba Desa Lestari dapat mengubah paradigma masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

“Lebih dari sekadar perlombaan, ini tentang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan diri kita sendiri. Saya berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk mencintai dan menjaga lingkungan,” tegasnya.

Baca jugaWarga Palu di Perumahan Sigi Enggan Ubah KTP, Ingin Anaknya di Sekolah Favorit

Melalui lomba ini, PT Vale menegaskan komitmennya pada  keberlanjutan sejalan dengan nilai perusahaan yang menghargai bumi dan masyarakat. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membangun sinergi untuk menjaga lingkungan bagi generasi mendatang.

Menurut salah seorang warga Desa Unamendaa, Igo, program lingkungan PT Vale IGP Pomalaa yang dikemas dalam Lomba Desa Lestari merupakan kegiatan positif untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. “Melalui lomba ini, PT Vale mengajak kita untuk sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Saya harap kesadaran masyarakat semakin meningkat berkat adanya lomba ini,” ujarnya. (red/teraskabar)