Minggu, 25 Januari 2026
News  

LPKA Palu Goes To Campus, Bahas Pembinaan Anak Berbasis Pendidikan Layak Anak dalam Sistem Pemasyarakatan

LPKA Palu Goes To Campus, Bahas Pembinaan Anak Berbasis Pendidikan Layak Anak dalam Sistem Pemasyarakatan
Dr. Hj Maisa, S.H, M.H selaku Dekan Fakultas Hukum Unismuh Palu menyerahkan plakat kepada Kepala LPKA Palu Revanda Bangun pada kegiatan LPKA Palu Goes to Campus, Jumat (10/11/2023). Foto: Humas LPKA Palu

Palu, Teraskabar.id –  Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Goes to Campus, bahas Pembinaan Anak Berbasis Pendidikan Layak Anak Dalam Sistem Pemasyarakatan, Jumat (10/11/2023).

Berlokasi di Aula Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menjadi narasumber dalam kuliah umum  yang dipandu oleh  Moh. Nafri, S.H.,M.H, selaku ketua Program Studi Ilmu Hukum Unismuh Palu, serta 100 mahasiswa Fakultas Hukum Unismuh Palu yang menjadi peserta.

Membuka dengan sebuah pantun yang menjadi salam perkenalan, Kepala LPKA palu, Revanda Bangun menyampaikan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu diarahkan, dibina, dan diayomi.

Baca jugaLPKA Palu Turut Wujudkan Program Kota Palu Layak dan Ramah Anak

“Pendidikan sangat penting untuk setiap anak, sebagai orang tua, sebagai kakak, kita harus bisa memberi contoh yang baik, ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, sehingga dapat mewujudkan pendidikan berbasis layak anak,” ujar Revanda.

Menurutnya, acara ini merupakan bagian dari rangkaian “LPKA Palu Goes to Campus” yang digelar di sejumlah kampus di Kota Palu guna memberikan edukasi serta perkenalan kepada seluruh elemen masyarakat tentang LPKA.

Dalam kuliah umum tersebut ia menjelaskan,  anak yang berhadapan hukum perlu dipisahkan dengan dewasa, tetap menerima hak-haknya, salah satunya hak pendidikan yang sangat penting bagi setiap anak, dan memperkenalkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak Nomor 11 Tahun 2012.

Baca jugaPWI Sulteng Silaturahmi ke Unismuh Palu

“Setiap anak yang berhadapan dengan hukum dari usia 14 tahun hingga sebelum 18 tahun maka  ia akan dibina di LPKA, di LPKA Palu, kami berkomitmen memberikan pembinaan yang terbaik kepada seluruh anak binaan dengan memberikan pendidikan bermutu guna menciptakan generasi penerus bangsa menuju indonesia emas 2045,” jelas Revanda.

  Tambang Emas Dongidongi Ditutup Permanen, Ini Alasannya

Materi dikemas begitu baik dan menarik, dengan menampilkan cuplikan video kegiatan pembinaan di LPKA Palu dan memperlihatkan program-program unggulan yang berhasil menoreh prestasi ditingkat daerah maupun nasional.