Rektor UIN Datokatama yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Faisal Attamimi dalam sambutannya mengatakan atas nama kampus UIN Datokarama Palu mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh-tokoh masyarakat dan juga pemerintah kecamatan yang telah menerima rombongan UIN dalam acara sosialisasi survei lokasi KKN ini.
“Kami menyampaikan bahwa survei lokasi KKN ini bertujuan untuk mensurvei lokasi yang kelak akan dijadikan sebagai lokasi KKN. Sehingga, kami bahwa pelaksanaan KKN menyiapkan generasi-generasi yang merupakan perwujudan sinergi keilmuan umum dengan keagamaan sehingga sangat dibutuhkan dalam pengabdian kepada masyarakat,” kata Faisal saat menyampaikan sambutan.
Ketua LPPM Dr. Sahran Raden yang menjadi narasumber sosialisasi survei KKN Tematik dengan tema Wisata Halal dan Kampung Zakat.
Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN tematik gelombang II dijadwalkan pada September – Oktober 2025 yang akan diikuti 1000 mahasiswa. Sehingga, pihak LPPM butuh tempat yang lebih banyak. Pihaknya juga kata Sahran, sudah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banggai untuk penempatan mahasiswa KKN di Banggai.
“Terkait tema KKN, karena wilayah Togean ini penduduknya mayoritas muslim sehingga di sini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai daerah wisata halal,” tegas mantan ketua KPU Sulawesi Tengah itu.
“Untuk wisata halal di Indonesia ini mencanangkan ada wisata halal seperti Aceh, Sumbar, Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Jadi pariwisata halal itu dimaksudkan menerapkan layanan dan fasilitas yang syariah seperti makanan dan sebagainya, selain itu penting juga infrastruktur teknologi harus dimaksimalkan,” imbuh Sahran.
Jembatan Sepanjang 3 Kilometer Penghubung Antarkampung
Kecamatan Talatako merupakan lokasi kedua yang menjadi tempat soslialisasi survei lolasi KKN bagi LPPM UIN Datokarama Palu yang ditempatkan di Desa Kadoda.
Camat Talatako, Mukrim D. Ambosaba, SH., menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada rombongan LPPM UIN Datokarama di Pulau Talatako. Ia mengatakan, di Kecamatan Talatako merupakan daerah pariwisata dan terdapat jembatan yang panjangnya lebih kurang 3 kilometer menghubungkan antarkampung dan sudah banyak turis yang berkunjung ke tempat ini.
Kadis Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Tojo Una-una, Samudin yang turut hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan tersebut menjelaskan keterlibatannya. Ia mengatakan bahwa keterlibatan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga dalam kegiatan ini karena merupakan bentuk tindak lanjut dari MoU antara UIN Datokarama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Touna.
“Jadi kenapa saya hadir di sini karena memang antara UIN Datokarama dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sudah ada MoU terkait KKN Tematik. Sehingga ini merupakan tindak lanjut MoU itu,” tegas Samudin.
Menariknya, di ujung acara sesi tanya jawab, salah seorang peserta sosialisasi meminta agar dari 1000 mahasiswa yang akan diluncurkan ke masyarakat. “Kami meminta 500 orang ditempatkan di kepulauan ini, di sini ada 6 kecamatan dan 54 desa sehingga kami siap menerima setengah dari rencana peserta itu,” katanya.
Rombongan LPPM UIN DK Palu, selain wakil rektor dan ketua LPPM, juga hadir sekretaris LPPM Dr. Rusdin, Kepala Pusat PKM Dr. Attock Suharto, Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan Dr. Uswatun Hasanah, Kepala Pusat Halal Siti Rabiatul Adawiyah dan pelaksana LPPM M Hidayat.
Turut hadir Kadis Pendidikan dan Pemuda Olahraga, tokoh masyarakat dari beberapa pulau antara lain dari 14 kepala desa, ketua BPD dan pegawai sara’. Begitupun di Desa Kadoda dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kegiatan sosialisasi dipandu oleh Harun, Kabid Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Touna. (***/red/teraskabar)






