“Karena bapak Rachmansyah belum pernah mengatakan secara jelas terkait pemilihan kepala daerah mendatang. Malah yang dikatakan Rachmansyah, saat ini dan kedepan marilah kita bekerja sesuai tupoksi yang mesti dilakukan yakni, memerhatikan apa yang menjadi harapan masyarakat Morowali saat ini dan kedepan. Hal itu saja yang disampaikan Rachmansyah, intinya untuk mengetahui secara pasti kita tunggu saja hasil penetapan bakal calon ke depan,” imbuh Aminudin.
Rachmansyah Ismail ketika dihubungi media ini menegaskan jika dirinya maju pilkada nanti akan mengajukan permohonan pensiun dini. Karena menyahuti dorongan tokoh – tokoh masyarakat, tokoh lintas agama dan tokoh politik agar maju dalam pilkada Morowali 2024.
“Intinya saya itu akan pensiun dini atau purna ASN jika maju Pilkada Morowali, karena melihat dan menyahuti dorongan masyarakat dan tokoh – tokoh masyarakat juga tokoh lintas agama dan tokoh politik,” kata mantan Kadis ESDM Sulteng itu.
Rachmansyah menegaskan, kemungkinan besar setelah silaturahim dan bertemu langsung Gubernur Rusdy Mastura, selaku penjabat bupati Morowali tidak mengambil cuti di luar tanggungan negara (CLTN) tapi akan langsung pensiun dini. Apalagi sudah mengabdi kurang lebih 30-an tahun sebagai aparatur sipil negara (ASN).
“Setelah saya silaturrahmi dan langsung ketemu orang tua kita bapak Gubernur H. Rusdy Mastura, minta restu saya langsung mengajukan pensiun dini, karena saya sudah mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) kurang lebih 30 tahun,” terang Rachmansyah. (***/teraskabar)







