Sabtu, 24 Januari 2026
News  

Masalah Tapal Batas Tanamodindi-Talise Valangguni Dikeluhkan di Musrenbang, Begini Faktanya

Camat Mantikulore Ridwan Mustafa S.Sos, M. Adm.KP menyampaikan sambutannya pada pembukaan Musrenbang tingkat Kelurahan Talise Valangguni yang dipusatkan di Balai RW 05 Perum Citra Pesona Indah 1, Jumat malam (11/2/2022). Foto: Teraskabar
Camat Mantikulore Ridwan Mustafa S.Sos, M. Adm.KP menyampaikan sambutannya pada pembukaan Musrenbang tingkat Kelurahan Talise Valangguni yang dipusatkan di Balai RW 05 Perum Citra Pesona Indah 1, Jumat malam (11/2/2022). Foto: Teraskabar

Kasus yang berkaitan dengan permasalahan tapal batas ini tambahnya, adalah tumpang tindih rute armada angkutan sampah. Hal ini karena petugas di lapangan tidak mengetahui pasti di mana tapal batas masing-masing kelurahan.

Persoalan tapal batas tersebut menurut mantan kepala Dinas Sosial Kota Palu itu, sebenarnya cukup diselesaikan di tingkat kecamatan. “Cukup Camat sebenarnya yang menyelesaikannya (persoalan tapal batas),” imbuhnya.

Ia menegaskan, bila persoalan tapal batas tersebut yang tak kunjung diselesaikan oleh sejumlah camat sebelumnya, namun bisa diselesaikan Camat periode kepemimpinan saat ini, maka itu merupakan prestasi yang luar biasa. “Kalau masalah tapal batas ini bisa selesaikan, ini prestasi bagi Pak Camat. Karena tiga camat pendahulu, semuanya belum mampu menyelesaikannya,” ujarnya.   

Menanggapi hal itu, Camat Mantikulore Ridwan Mustafa S.Sos, M. Adm.KP menjelaskan, persoalan tapal batas bagi setiap kecamatan di Kota Palu, pada umumnya sudah tidak ada persoalan.

Terkecuali bagi Kecamatan Mantikulore, ada dua permasalahan tapal batas antarkelurahan. Yaitu, tapal batas Kelurahan Poboya dengan Tanamodindi, serta tapal batas antara Kelurahan Tanamodindi dengan Talise Valangguni. Namun, focus penyelesaian terlebih dahulu adalah tapal batas antara Poboya dengan Tanamodindi. “Sengketa lahan ini kalau bapak saksikan videonya yang beredar di media social, cukup mencekam. Ini yang kami mediasi terakhir,” ujarnya.

Usai memediasi permasalahan tapal batas antara Kelurahan Poboya dengan Tanamodindi lanjutnya, kemudian akan mengagendakan penyelesaian tapal batas antara Kelurahan Tanamodindi dengan Talise Valangguni.  “Camat sebenarnya hanya memediasi,” ujarnya.

Ia berjanji, permasalahan tapal batas antar kelurahan di wilayah Kecamatan Mantikulore akan dituntaskan selama ia menjabat camat Mantikulore. “Dan, untuk Mantikulore, saya upayakan bisa poligon karena persoalan tapal batas ini sebenarnya hanya permasalahan administrasi saja,” katanya. (teraskabar)