Senin, 12 Januari 2026

Morowali Utara Gandeng Undip, Kolaborasi Atasi Sampah hingga Air Bersih

Morowali Utara Gandeng Undip, Kolaborasi Atasi Sampah hingga Air Bersih
Pemkab Morowali Utara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Undip melalui audiensi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, Senin (22/12/2025), di ruang rapat rektor Undip. Foto: MCDD

Semarang, Teraskabar.id– Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Diponegoro (Undip) melalui audiensi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Morowali Utara gandeng Undip melalui kerja sama tersebut menjadi inisiatif bisa jadi motor penggerak percepatan pembangunan daerah berbasis riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektor Universitas Diponegoro Semarang, Senin (22/12/2025).

Membersamai Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, adalah  Sekretaris Daerah Ir. Musda Guntur, MM, Asisten I Krispen H. Masu, S.STP, M.Si, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Kolaborasi Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi

Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, SE, M.Si, bersama Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Wijayanto, S.IP, M.Si, Ph.D., menerima langsung rombongan Pemda Morowali Utara dengan hangat dan penuh antusias. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan wujud nyata implementasi tridharma perguruan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan masyarakat secara langsung.

Dalam sambutannya, Bupati Morowali Utara menyampaikan apresiasi atas respons positif Universitas Diponegoro terhadap rencana kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam menghadirkan solusi konkret bagi persoalan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan komitmen Universitas Diponegoro. Kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi fondasi penting untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, khususnya dalam penanganan persampahan, penyediaan air bersih, serta berbagai persoalan strategis lain di Morowali Utara,” ujar Bupati Delis Julkarson Hehi.

Bupati juga menyatakan optimismenya bahwa kolaborasi ini akan memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan daerah, seiring pesatnya perkembangan industri yang turut membawa tantangan lingkungan.

  Seorang Pemuda di Banggai Tewas saat Karokean

Morowali Utara Gandeng Undip, Tonggak Awal Kerja Sama

Penandatanganan MoU tentang Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi menjadi tonggak awal kerja sama tersebut. Ke depan, kedua belah pihak berkomitmen akan menindaklanjuti nota kesepahaman ini  melalui perjanjian kerja sama teknis yang melibatkan perangkat daerah terkait sesuai bidang masing-masing.

Usai audiensi, agenda selanjutnya meninjau langsung ke lokasi pengolahan sampah “Zero Waste” di Kampus Universitas Diponegoro. Sistem pengelolaan sampah ramah lingkungan tersebut menarik perhatian rombongan dan Pemda Morowali Utara menilai memiliki potensi besar untuk mereplikasinya  di daerah.

Model pengolahan sampah berbasis zero waste ini menjadi harapan besar bisa menjadi salah satu solusi atas persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan di Morowali Utara, sebagai dampak dari pertumbuhan industri. Dengan penerapan bertahap dan dukungan akademisi, Pemda optimistis persoalan lingkungan dapat tertangani secara berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan. (red/teraskabar)