Minggu, 25 Januari 2026
Ekbis  

Pangdam XIV/Hasanuddin Terkesan Praktik Pertambangan PT Vale

Pangdam XIV/Hasanuddin Terkesan Praktik Pertambangan PT Vale
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso mengunjungi Nursary dalam rangkaian kunjungan di PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Blok Sorowako selama dua hari, Selasa dan Rabu (1-2/08/2023). Foto: Humas Media PT Vale

Pada hari kedua, Mayjen Totok dan rombongan diajak melihat Danau Matano dari dekat. Rombongan diangkut oleh perahu yang diistilahkan dengan raft, dan dibawa berkeliling danau terdalam di Asia Tenggara tersebut.

Kunjungan ke danau ini untuk menunjukan salah satu bukti nyata komitmen pertambangan berkelanjutan PT Vale di Sorowako. Selama sejam, Pangdam dan rombongan sarapan di atas raft sambil mendatangi Goa Air, salah satu spot favorit ketika berwisata di Matano.

Baca jugaOknum Aparat Terlibat PETI, Ombudsman: Sudah Bukan Rahasia Umum Lagi

Tampak Wapresdir Vice President PT Vale,  Adriansyah Chaniago menjelaskan bagaimana PT Vale bisa mempertahankan kualitas air danau selama 55 tahun beroperasi.

“Kami terus berkomitmen menerapkan praktik pertambangan baik atau good mining practices demi keberlanjutan dan masa depan masyarakat di areal operasional PT Vale, sehingga bisa dipastikan seluruh tata kelola yang dijalankan mengacu pada nilai-nilai perusahaan,”jelasnya.

Pangdam Meninjau Pelatihan Bela Negara Kerja Sama PT Vale

Pangdam XIV/Hasanuddin Terkesan Praktik Pertambangan PT Vale
Pangdam mengunjungi Pelatihan Bela Negara yang dilaksanakan oleh PT Vale bekerja sama dengan TNI dari Kodim 1403/Palopo. Foto: Humas Media PT Vale

Selain itu, Mayjen Totok juga mengunjungi Pelatihan Bela Negara yang dilaksanakan oleh PT Vale bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia dari Kodim 1403/Palopo. Pangdam menyampaikan, Pelatihan Bela Negara ini merupakan kepentingan lembaganya, untuk menanamkan dan menjaga semangat nasionalisme, serta berkontribusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kemajuan ekonomi dilihat juga dari keamanan, kenyamanan, dan terutama yang sangat mendukung adalah kualitas SDM. SDM bisa unggul jika lengkap., Jjadi jangan hanya berpikir dari sisi ekonomi, tapi juga punya nilai militan. Cinta terhadap daerahnya, dan secara utuh mencintai NKRI,” ungkap Mayjen Totok.

Baca jugaPeluncuran Logo Festival Danau Poso 2022, Gubernur Sulteng : Dilaksanakan dengan Wajah Baru

  Ratusan Penenun Donggala Dibantu Modal dari Pemprov Sulteng di 2026

Sementara, Wapresdir PT Vale Adriansyah Chaniago menyampaikan, Pelatihan Bela Negara ini dapat berkontribusi untuk produktivitas perseroan.

“Pelatihan seperti ini mampu membentuk kedisiplinan karyawan. Kami melihat operasi pertambangan seperti PT Vale ini membutuhkan penguatan kedisiplinan,” ungkapnya. Adriansyah menambahkan, kedisiplinan yang didapatkan dari pelatihan juga diharapkan mampu terbawa hingga membentuk kepemimpinan atau leadership. Pada akhirnya, disiplin dan kepemimpinan akan meningkatkan ownership atau rasa memiliki dan rasa bertanggung jawab.

Baca jugaDua Anak Binaan LPKA Palu Raih Gelar Juara  di Turnamen Bela Diri Tarung Sohib di Palu

Pelatihan Bela Negara dikemas dengan kegiatan Frontline Leaders Bootcamp (FLB). Kegiatan  ini diselenggarakan secara berkala dengan memakai sistem batch, dan dipusatkan di Enggano Camp, Kecamatan Towuti, Luwu Timur. Pada batch pertama terdapat 17 peserta yang telah mengikuti FLB. Mereka menjalani pelatihan sejak 31 Juli 2023 dan berakhir 4 Agustus mendatang. (teraskabar)