Parimo, Teraskabar.id – Sepanjang bulan Maret 2023, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menargetkan akan melaksanakan panen padi pada lahan seluas 10.257 hektare.
Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai menjelaskan, panen padi tersebut ditargetkan terlaksana di 11 kecamatan.
“Ada lebih kurang 10.257 hektare yang ditargetkan panen di 11 kecamatan per minggunya dan termasuk Balinggi di dalamnya,” kata Wabup Badrun saat mendampingi Wakil Gubernur Sulteng Ma’mun Amir pada kegiatan Panen Padi Sejuta Hektare yang dipusatkan di Desa Suli, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (11/3/2023).
Baca juga : Panen Padi di Sigi, Mentan SYL: Pertanian Adalah Segalanya
Ia berharap pertanian menjadi solusi dalam meningkatkan pendapatan masuarakat secara berkelanjutan.
Pada kesempatan itu turut disimulasikan pembuatan elisitor biosaka sebagai metode pertanian ramah lingkungan.
Wakil Gubernur Sulteng Ma’mun Amir di lokasi panen menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas capaian petani Parimo panen padi sejuta hektare yang dipusatkan di Desa Suli, Kecamatan Balinggi.
Baca juga : Gubernur Sulteng Kecewa Panen Jagung BPTP Tak Undang Pemda
“Semua akan berhasil kalau Kita kerja dengan ikhlas dan senyuman,” ujarnya ke petani Desa Suli.
Ia mengatakan pertanian adalah usaha paling menjanjikan, salah satunya karena pertanian tidak akan kena resesi.
“Masa depan Sulawesi Tengah ada pada petani,” ujarnya.
Senada dengan wagub, Staf Khusus Menteri Pertanian Erik Tamalagi mengatakan perekonomian Indonesia kini ada di tangan petani.
“Terima kasih karena kalian tidak hanya bertani untuk memenuhi kebutuhan sendiri tapi ikut jadi bagian yang memenuhi kebutuhan 275 juta rakyat Indonesia,” puji staf khusus dalam sambutan.
Baca juga : Binaan PT Vale, Petani Panen Raya SRI Organik di Desa Kolono Morowali
Sementara Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng Nelson Metubun, SP menyebut panen di Desa Suli adalah bagian dari pencanangan padi IP 400 oleh Kementerian Pertanian.
IP 400 kata kadis memungkinkan petani memanen hingga 4 kali dalam setahun.
Bahkan hal ini ikut andil dalam peningkatan NTP Sulteng yang tembus lebih dari 100% untuk pertama kalinya dalam 5 tahun terakhir.
“Terima kasih teman-teman petani,” ucapnya.
Nampak hadir di acara perwakilan BI Sulteng, BPS, Balai Jalan Kementerian PUPR, Balai Karantina Pertanian Sulteng dan stakeholder terkait.






