Minggu, 25 Januari 2026

Pejabat Donggala Disebut Terima Fee Proyek TTG dan Website Desa

Alat TTG yang dianggarkan melalui dana desa dari Rp50 Juta hingga Rp175 Juta. Foto: Jalu

Donggala, Teraskabar.id– Ratusan juta rupiah fee proyek pengadaan alat Tehknologi Tepat Guna (TTG) di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), disebut mengalir ke sejumlah pejabat di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Hal itu terungkap dari catatan penerima fee yang didapatkan media ini, Jumat 26 Agustus 2022.

Dalam dokumen yang dibubuhi materi 6 ribu itu, hari, tanggal, dan jumlah fee diserahkan serta siapa yang menerima juga dicatat dengan jelas.

Baca jugaPengadaan Alat TTG di Donggala, BPK RI Ungkap Empat Pejabat Ikut Berperan

Fee proyek ini mengalir ke pejabat Donggala sejak bulan Januari 2019 hingga Desember 2020. Jumlahnya pun bervariasi, dari 1 juta rupiah hingga Rp150 juta. Total keseluruhan mencapai lebih dari setengah miliar rupiah.

Dalam catatan tertanggal 16 Maret 2020 itu disebutkan bahwa fee proyek itu untuk pembelian kebun, biaya kuliah dua pejabat Donggala, biaya pembuatan kalender, biaya syukuran WTP, biaya bayar mobil di tempat pengadaian, dan fee dari dua desa di Kabupaten Donggala mencapai ratusan juta rupiah.

Baca jugaPuluhan Kades di Donggala Mengaku Dipaksa Anggarkan Alat TTG, Membangkang Ini Akibatnya

Untuk diketahui, kasus pengadaan alat TTG yang merugikan keuangan negara sekitar Rp4 miliar itu telah diusut oleh penyidik Polda Sulteng.

  Deklarasi FMKI Morowali: Mitra Pemerintah Kawal Investasi untuk Kesejahteraan Rakyat