Morowali, Teraskabar.id – Polres Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berhasil mengamankan seorang wanita yang diduga melakukan pembakaran terencana terhadap bayinya sendiri. Keberhasilan polisi mengungkap kasus tersebut tak lebih dari 24 jam. Tersangka tidak lain adalah ibu kandung korban.
Menurut Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, motif dari aksi tersebut adalah karena tersangka merasa malu dan khawatir ketahuan oleh orangtuanya.
Baca juga : Masyarakat Morowali Menemukan Mayat Balita Hangus Terbakar
“Alasannya adalah karena tersangka belum menikah,” ujar Kapolres.
Menurutnya, tersangka akan menjadi terdakwa utama dalam kasus ini. Sementara itu, pasal yang akan dikenakan terhadap tersangka akan ditentukan dalam rapat yang akan diadakan hari ini.
“Kami masih menyelidiki apakah kasus ini terkait dengan aborsi atau pembunuhan terhadap bayi yang baru lahir,” ujar Suprianto.
Baca juga : Pembunuh Perempuan Paruh Baya dan Balita di Desa Watutau Poso Masih Misteri
Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh media ini, tersangka bekerja sebagai seorang petugas keamanan di salah satu industri pertambangan di Morowali.
Sebelumnya, masyarakat di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulteng dihebohkan dengan penemuan mayat seorang balita yang diduga berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan terbakar.
Baca juga : 13 Saksi Sudah Diperiksa Kasus Pembakaran PLN Tambu
Identitas pelaku kejahatan ini masih belum diketahui. Berita mengenai masyarakat Morowali menemukan mayat balita hangus terbakar telah menyebar melalui media sosial di kalangan masyarakat Morowali. Dalam video dan foto-foto yang beredar, terlihat balita malang tersebut tergeletak di tanah dengan tubuhnya yang hangus akibat pembakaran, di sekitarnya terdapat tumpukan sampah hasil pembakaran. Orang-orang yang melihat kejadian tersebut terlihat terkejut. (Erny/teraskabar)







