Sorowako, Teraskabar.id – Progres pembangunan PT Vale di Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim) terus menunjukkan kemajuan positif di kuartal pertama tahun 2026 ini. Hingga saat ini, tahapan konstruksi tambang telah mencapai 43% per 31 Maret 2026 atau kuartal pertama tahun ini.
Capaian ini mencerminkan komitmen nyata PT Vale Indonesia Tbk, bagian dari MINID, dalam menjalankan program kerja yang terarah dan berkelanjutan.
“Seluruh tim di lapangan bekerja dengan disiplin dan profesionalisme yang tinggi dan memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai standar operasional perusahaan dan target yang telah ditetapkam,” kata.
Pembangunan infrastruktur utama, fasilitas pendukung, serta pengembangan fasilitas operasional terus berlangsung dengan focus pembangunan infrastruktur inti meliputi Transfer Poin, Sedimen Pond Nayoko. Fasilitas pendukung telah dibangunan termasuk konstruksion office, collabborative area yang telah diresmikan sebagai are multi fungsi untuk mendukung komunikasi, kolaborasi dan produktivitas tim di lapangan.
Fasilitas pendukung lainnya yang juga telah telah dibangunan di antaranya konstruksion office, collabborative area yang telah diresmikan sebagai are multi fungsi untuk mendukung komunikasi.
Selain itu terdapat beberapa fasilitas lain, seperti klinik dan FES, serta training building untuk mendukung operasional tambang. Saat ini juga dibangunan fasilitas baru yang berfungsi untuk meningkatakan fasilitas peralatan dan efisiensi kerja, antara lain, Main Office Extensuon (MOE), MEM Workshop Extebnsion.
Sejalan dengan progres pembangunan konstruksi tambang, PT Vale juga terus memperkuat komitmen terhadap keselamatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat melalui implementasi program K3, edukasi kesehatan, emergency drill, pengembangan Kebun Nanas Pondata, serta TPS3R.
PT Vale mengedepankan aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sebagai proritas utama dalam proyek ini. Program dan kegiatan yang dijalankan mencakup, Bulan K3 sebagai komitmen dalam keselamatan kerja, tes alkhol untuk memastikan keselamatan dan kesehatan karyawan.
Selanjutnya Program Kamis Rumpi sebagai forum edukasi seputar kesehatan, emergency drill untuk kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. (red)







