Palu, Teraskabar.id – Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, Mardiman Sane mengatakan penetapan calon legislatif (Caleg) di Partai Demokrat Sulteng, saat ini menggunakan mekanisme profesional karena berbasis survei.
“Penetapan caleg sekarang ini lebih profesional. Jadi tidak ada lagi kedekatan emosional, keluarganya siapa, anaknya siapa, tapi melihat apakah bisa membawa efek elektoral bagi Partai Demokrat ,” kata Mardiman Sane di hadapan sejumlah awak media, Ahad (14/5/2023).
Karena mekanisme penetapannya berbasis survei dan saat ini masih penetapan DCS, sehingga tidak menutup kemungkinan komposisi Caleg nantinya masih bisa berubah.
“Karena saat ini masih DCS makan kemungkinan masih bisa terjadi pergeseran,” ujarnya.
Demokrat dan Bappilu lanjutnya, masih tetap akan memantau kinerja dari setiap Caleg, apakah performance-nya masih bisa bertahan atau malah sebaliknya, mengalami penurunan kinerja.
Bila ternyata mengalami penurunan, Bappilu akan mengevaluasinya apakah tetap mempertahankannya atau menggantinya dengan figur lainnya yang bisa mendongkrak elektoral partai.
Ia mengungkapkan, Partai Demokrat memiliki target besar pada 2024, yaitu akan mengusung kader sendiri pada pemilihan gubernur.
Walaupun target prioritas bisa mengusung kader sendiri di Pilgub Sulteng 2024, Partai Demokrat juga menargetkan bisa meloloskan caleg di DPRD kabupaten/kota. Sehingga, bisa berbicara banyak dalam pengambilan keputusan dan bisa mengusung kader sendiri di kontestasi pemilihan kepala daerah. (Teraskabar)







