oleh

Pengusulan PAW Ditujukan ke Bupati, Kader PAN Donggala Protes

-Daerah, Home, Politik-524 Dilihat
Bagikan Artikel

Donggala, Teraskabar.id– Usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Donggala, Nurjanah, yang ditujukan  ke Bupati Donggala oleh pengurus DPD Partai Amanat Nasional  (PAN) dianggap tidak prosedural.

“Saya anggap tidak ada, surat PAW yang tidak prosedural,” kata Nurjanah, Kamis (14/7/2022)

Janah menyebutkan prosedur PAW yang diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 hingga Tata Tertib (Tatib) DPRD sudah terinci diatur. Sehingga, jenis surat tersebut belum masuk kategori prosedur PAW yang benar.

Baca jugaMantan Ketua Nasdem Donggala Kasman Lassa Bergabung ke PAN

“Ini jenis surat yang salah,” ujarnya.

“Kok ada surat pengusulan PAW ditujukan ke Bupati Donggala,” sambung anggota legislatif dua periode itu.

Baca jugaBasmin Karim Dilantik Jadi Anggota DPRD Palu Pekan Depan

Dalam ketentuan Pasal 193 Ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2014, disebutkan bahwa anggota DPRD kabupaten/kota berhenti antar waktu karena  meninggal dunia, mengundurkan diri, atau  diberhentikan.

“Dari ketiga hal itu saya belum masuk ke dalam ketentuan PAW sebagaimana dimaksud dalam UU, dan dalam aturan tak ada pengusulan PAW ditujukan ke bupati,” ujarnya.

Baca jugaGolkar Segera Mengisi Kursi yang Kosong di DPRD Donggala, Ini Nama yang Diajukan

Sebagai kader PAN yang taat pada ketentuan partai dan belum pernah melanggar AD/ART partai,  Janah meminta agar pengurus DPD PAN Donggala menghindari penggunaan cara yang melanggar ketentuan perundang- undangan dan kesewenangan.

“Hindari cara-cara semacam itu demi kejayaan partai,” katanya.

Sementara itu ketua DPRD Donggala, Takwin dihubungi mengatakan bahwa proses PAW harus dibahas dalam Badan Musyawarah (Bamus) terlebih dahulu. Ia menyebutkan ada tahapan yang harus dipenuhi.

Baca jugaZulhas: Akhiri Pembelahan Bangsa, Stop Istilah Cebong Kadrun

“Tidak serta merta langsung menyurat ke bupati, ada prosedurnya. Harus ada surat usulan PAW ke KPU Donggala dulu, nantinya KPU akan menyurat ke DPRD Donggala. Kemudian dijadwalkan dalam rapat Bamus. Syukur-syukur rapat Bamus kuorum, kalau tidak yah prosesnya pasti lama,” kata politisi PKS ini. (teraskabar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.