Morowali, Teraskabar.id – Perayaan HUT Ke-26 Morowali resmi dibuka dengan semarak di alun-alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Jumat (5/12/2025). Pada momentum itu, Perayaan HUT Ke-26 Morowali menjadi magnet ribuan warga yang datang dari berbagai wilayah. Ini menggambarkan betapa antusiasme masyarakat berbanding lurus dengan besarnya harapan dan kebanggaan terhadap daerah, sehingga perayaan hari jadi Morowali tahun ini dipadati tokoh penting serta masyarakat umum.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Bupati Morowali Iksan Baharuddin Abdul Rauf, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Ketua TP PKK Provinsi Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, serta Ketua TP PKK Morowali Ny. Darmayanti Iksan hadir langsung dalam pembukaan. Sekretaris Daerah Yusman Mahbub, Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq Anwar dan sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, jajaran pejabat teras Pemkab Morowali, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya turut memeriahkan Perayaan HUT Ke-26 Morowali tersebut.

Ketua Panitia Arifin Lakane melaporkan bahwa gelaran tahun ini berlangsung dengan semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian agenda dirancang agar masyarakat dapat berpartisipasi secara luas. Tema yang diangkat, “Morowali Tangguh, Morowali Juara”, dipilih untuk meneguhkan komitmen pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Arifin menjelaskan sejumlah agenda utama yang berlangsung selama Perayaan HUT Ke-26 Morowali, mulai dari gerakan bersih-bersih lingkungan, pemasangan ornamen daerah, zikir akbar, tradisi Mesa’u Inia, Tari Losalu, karnaval budaya, pameran pembangunan, kampung UMKM, penampilan band lokal, penampilan artis nasional, hingga launching Tenun Morowali dan Job Fair 2025. Berbagai kegiatan seperti malam kebudayaan, gerakan pangan murah, serta pemilihan Tama-Tina Morowali juga turut memperkaya rangkaian acara.

Bupati Morowali Iksan Baharuddin Abdul Rauf dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk mensyukuri keberkahan atas perjalanan daerah selama 26 tahun. Ia menegaskan bahwa Perayaan HUT Ke-26 Morowali tahun ini merupakan bentuk kerja keras bersama agar rakyat tetap mendapat hiburan dan ruang perayaan tanpa mengabaikan efisiensi anggaran.
“Daripada membangun panggung besar, saya bersama Pak Sekda sepakat memanfaatkan alun-alun agar lebih efisien. Meski sederhana, semangat kita jauh lebih besar. Inilah persembahan cinta untuk daerah,” ujarnya di hadapan ribuan masyarakat.
Iksan menambahkan bahwa antusiasme masyarakat dan hadirnya tamu penting dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Morowali kini semakin berkembang dan diperhitungkan. Menurutnya, kesan para tamu bahwa HUT Morowali kali ini setara dengan perayaan tingkat provinsi menjadi bukti nyata kemajuan yang dirasakan bersama.
Pembukaan acara ditandai dengan pengucapan “Bismillahirrahmanirrahim” oleh Bupati Iksan, disambut tepuk tangan meriah dari pengunjung yang memenuhi alun-alun. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya seluruh rangkaian perhelatan HUT Morowali ke-26 yang akan berlangsung hingga 9 Desember 2025.
Acara pembukaan juga dirangkaikan dengan penutupan Porkab II Morowali. Pesta rakyat, penampilan seni daerah, dan hiburan untuk masyarakat menjadi penutup hari pertama yang berwarna. Suasana meriah itu menjadi awal dari rangkaian perayaan panjang yang diharapkan memperkuat rasa cinta masyarakat terhadap daerah serta meningkatkan semangat persatuan menuju Morowali yang tangguh dan juara. (Ghaff/Teraskabar/IKP).







