Palu, Teraskabar.id – Pembentukan paguyuban Kerukunan Bugis Makassar Mandar Luwu Toraja (KBMMLT) semakin dimatangkan persiapannya menuju deklarasi, menyusul pertemuan membahas pembentukan panitia serta tempat dan jadwal deklarasi.
KBMMLT yang keanggotaannya tak lagi dibatasi wilayah teretori Provinsi Sulawesi Selatan, akan dideklarasikan oleh warga dari lima etnis yang kini bermukim di Provinsi Sulawesi Tengah usai usai Idul Fitri 2023. Pelaksanaannya nantinya akan dikemas dalam suatu acara Halal Bil Halal.
“Setidaknya itu beberapa hal yang saya sampaikan sebagai gambaran awal persiapan pelaksanaan deklarasi KBMMLT nantinya,” kata Akhmad Sumarling mengawali paparannya pada rapat persiapan deklarasi KBMMLT yang dilaksanakan di Cafe Foody Jalan Hasanuddin, Sabtu malam (18/3/2023).
Baca juga : Deklarasi Janji Kinerja 2022, Kanwil Kemenkumham Sulteng Menuju Predikat WBBM
Akhmad Sumarling yang didaulat sebagai ketua panitia deklarasi dan sekretaris Andi Ridwan, pada kesempatan tersebut menekankan, persiapan menuju deklarasi ini harus lebih memfokuskan pada aksi dibanding mempertentangkan ide. Hal itu untuk mengantisipasi persiapan rencana deklararasi menjadi mentah. “Kita konsen terhadap pembentukan panitia untuk deklarasi. Jangan karena terlalu banyak ide yang masuk, mentah lagi (persiapan pelaksanaan),” ujarnya.
Adapun tempat pelaksanaan deklarasi yang akan menghadirkan artis ibukota lanjutnya, ada dua opsi tawaran yaitu Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu serta Jodjokodi Convention Center (JCC).
“Kalau saya lebih condong menawarkan di JCC karena berada di pusat kota sehingga mudah dijangkau,” imbuhnya.
Baca juga : Sepakati Ikut Bidding Tuan Rumah PON 2028, Sulseltenggo Akan Deklarasi dan Gelar Workshop
Dr Malik Bram pada kegiatan yang dihadiri belasan warga Bugis Makassar yang ada di Palu menekankan, bahwa konstitusi menjamin setiap warga negara untuk berkumpul dan berserikat sesuai dengan amanat Pasal 28 UUD 1945.







