Morut, Teraskabar.id – Polres Morowali Utara (Morut) mengajak seluruh wartawan di Morowali Utara (Morut) sinergi mewujudkan Pilkada serentak 2024 yang damai.
Ajakan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Morut, AKP Arsyad Maaling,S.H, M.H, didampingi Kasat Intel, I Wayan Sudana, S.H pada pertemuan dengan sejumlah wartawan, Selasa (13/8/2024).
Baca juga: Penggerebekan Sabu Melibatkan Oknum Polri di Morowali, Begini Reaksi Polda Sulteng
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk silaturahmi media itu, Kasat Reskrim mengemukakan alasannya sehingga mengundang para wartawan dalam kegiatan ini. Menurutnya, Pilkada serentak 2024 yang melibatkan elit-elit lokal sehingga rawan terjadi gesekan, menuntut media harus menempatkan dirinya pada posisi netral.
“Saya memposisikan rekan-rekan wartawan itu sama dengan Polri pada posisi netral sebagai pengawal demokrasi, selain itu juga bagian tertentu untuk mengedukasi masyarakat,” kata Kasat Reskrim.
Untuk itu, pihak Polres Morowali Utara melalui Kasat Reskrim dan Kasat Intel mengajak seluruh wartawan untuk bersama-sama menjaga kekompakan yang sudah terbangun selama ini bersama jajaran kepolisian Morut. Agar situasi dan keamanan Kamtibmas menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 bisa berjalan lancar dan aman sesuai harapan.
Baca juga: Diduga Intel Polisi Menyusup di Kegiatan PDIP, Ternyata Panswascam Dolo
“Terus teras saya merasa tidak setuju adanya oknum yang mengaku-ngaku wartawan. Olehnya berharap agar wartawan Morut untuk bersatu dan solid seperti yang selama ini sudah terbangun,” ujarnya.
“Karena menjelang pilkada sudah mulai banyak informasi informasi yang beredar ditengah-tengah Masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Intel Polres Morut AKP I Wayan Sudana, S.H, mengungkapkan bahwa jelang Pilkada serentak 2024 ini sudah mulai banyak isu-isu, berita-berita yang mulai beredar di tengah tengah masyarakat yang sifatnya perlu di-cros cek kebenarannya di lapangan.
Baca juga: Kasi Intel Kejari Donggala: Korban Bukan Jaksa, Tapi Panitera
“Karena cara-cara kerja wartawan dengan Intel hampir sama di lapangan, hanya wartawan cara kerjanya lebih tajam karena langsung diketahui oleh masyarakat lewat pemberitaan. Jadi hampir sama dalam mencari, mengumpulkan informasi di lapangan,” ujarnya.
Di akhir pertemuan dengan wartawan, Kasat Reskrim meminta kesepakatan dengan wartawan untuk membuat grop Pilkada Damai dan memasukkan Kasat Reskrim dan Kasat Intel dalam grup. (erny/teraskabar)






