Minggu, 25 Januari 2026
News  

Potensi Wisata Bawah Laut Donggala Melimpah, Gubernur Sulteng : Kita Terlambat Mengelolanya

Potensi Wisata Bawah Laut Donggala Melimpah, Gubernur Sulteng : Kita Terlambat Mengelolanya
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura bersama Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto pada Potcast dengan topik Mengintip Surga Bawah Laut di Bumi Tadulako, bertempat di ruang Kerja Kapolda, Selasa (20/12/2022). Foto: Humas Polda Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura mengatakan begitu banyak peninggalan sejarah bawah laut di wilayah Kabupaten Donggala dan itu menjadi nilai jual tersendiri bagi  penikmat wisata bawah laut. Potensi tersebut kata Gubernur Rusdy harus diperkenalkan ke mancanegara melalui iven berskala internasional.

“Untuk itu saya sudah sampaikan agar kegiatan  Open Water Sprot Festival skala internasional segera dilaksanakan di Kabupaten Donggala,” kata Rusdy Mastura pada Potcast dengan topik Mengintip Surga Bawah Laut di Bumi Tadulako, bertempat di ruang Kerja Kapolda, Selasa  (20/12/2022).

Gubernur Rusdy pada Podcast yang diikuti Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudi Sufahriadi dan  Danrem 132 Tadulako  Brigjen TNI Toto Nurwanto , mengakui  gagasan untuk segera melaksanakan iven skala internasional melalui kegiatan Open Water Festival International di Kabupaten Donggala karena terinspirasi kesuksesan pelaksanaan Open Water Sport Festival di Donggala yang digagas oleh Kapolda Sulteng.

Baca jugaTambang Melimpah Kemiskinan Tinggi, Ini Permintaan Sulteng ke Pemerintah Pusat

“”Saya mendapat inspirasi dari Kapolda bersama Istri yang melakukan penyelaman bawah laut Donggala dan menampilkan foto – foto bawah laut Tanjung Karang Donggala bersama Hiu Hiu yang mengelilingi beliau di dasar laut,” kata Gubernur Rusdy.

Setelah kegiatan Open Water Festival tersebut, Gubernur Rusdy berpikir, mengapa  potensi wisata Donggala yang ada di wilayah Tanjung Karang tidak segera ditingkatkan pengembangannya dengan terlebih dahulu membenahi infrastruktur pendukung parawisiata. Sehingga, kekayaan parawisata Donggala bisa dijual untuk meningkatkan kunjungan wisata baik manca negara maupun wisatawan domestik.

  Kader IMM Harus Menjadi Contoh dan Teladan