Selasa, 13 Januari 2026
Home, Opini  

Program BERANI Mulai Berbuah, Mutiara Sis Al-Jufri Ditetapkan Sebagai Bandara Internasional, Diharap Memicu Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Program BERANI Mulai Berbuah, Mutiara Sis Al-Jufri Ditetapkan Sebagai Bandara Internasional, Diharap Memicu Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan
DR. Hasanuddin Atjo dengan latar belakang Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu. Foto: Kolase

Oleh Hasanuddain Atjo

PERJUANGAN Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah melalui upaya Gubernur  H. Anwar Hafid dan wakilnya Reny Lanadjido telah berhasil meningkatkan status Mutiara Sis Al-jufri menjadi Bandara Internasional.

Capaian Ini, merupakan salah  satu wujud dari program BERANI Lancar,  dan patut  mendapat apresiasi sebagai keberhasilan bersama masyarakat Sulawesi Tengah, yang terkenal  karena  merupakan salah satu daerah penghasil nikel terbesar.

Masyarakat Sulawesi Tengah sangat menaruh harapan  ingin terkenal bukan karena nikelnya saja, tetapi oleh sumberdaya alam lainnya yang pada saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal, yang dinilai bisa meningkatkan kesejahteraan.

Sebagai Bandara  Internasional diharapkan bisa berdampak terhadap kemajuan  sektor pangan (dalam arti luas) dan parawisata. Dan tidak kalah pentingnya memicu masuknya investasi pada sejumlah sektor karena kemudahan akses.

Pengembangan sektor pangan dan parawisata sudah saatnya dirancang dengan pendekatan industri yang mengedepankan faktor efisiensi dan daya saing. Karena itu penyusunan peta jalan atau roadmap kedua sektor ini menjadi  sangat strategis.

Keberadaan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Kota Palu diharapkan bisa ditingkatkan kinerjanya melalui peningkatan investasi, dengan salah satu prioritasnya adalah hilirisasi sektor pangan.

Akses dari sentra produksi pangan ke Bandara udara Mutiara Sis Al-jufri dan KEK  Palu mesti ditingkatkan  agar  ongkos logistik tidak lagi menonjol, sehingga tujuan daya saing bisa tercapai.

Konektifitas udara dengan Bandara perintis di kabupaten dapat dibuka kembali untuk kemudahan akses pariwisata dan logistik pangan lux seperti komoditi Tuna, Lobster, udang, Kepiting, dan hortikultura serta komoditi lainnya.

Mempersiapkan SDM yang terlibat dalam industrialisasi kedua sektor itu bersama penunjangnya menjadi faktor yang sama pentingnya. Karena itu kehadiran program BERANI Cerdas dan Sehat melengkapi tujuan yang ingin dicapai.

  OJK Sulteng Bangga Kolaborasi Bersama Hannah Asa Indonesia

Selanjutnya keberadaan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri  akan mempercepat transformasi teknologi dan ekonomi serta budaya yang sesuai. Biaya transportasi dari Palu ke sejumlah negara dan sebaliknya termasuk ongkos haji akan lebih terjangkau.   

Terakhir bahwa dampak dari kehadiran bandara Mutiara Sis Al-Jufri harus dimanfaatkan maksimal. Karenanya penyusunan sebuah dokumen perencanaan yang terukur dan implementatif menjadi poin penting. SEMOGA