Tolitoli, Teraskabar.id – Pengerjaan pembangunan gedung pendidikan politeknik kampus Akademi Keperawatan (Akper) yang dikerjakan CV. Arya Perdana dengan pagu kurang lebih Rp11 Miliar tahun 2023 di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), terancam terlambat.
Proyek kampus Akper yang dikerjakan perusahaan asal Kota Palu yang melekat di Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng itu nampaknya belum memiliki tanda-tanda penyelesaian sesuai kontrak yang disepakati bersama pihak penawar yang akan berakhir pada bulan Desember tahun 2023.
Baca juga: CSIS: Ganjar Berpotensi Ditampung Nasdem dan Golkar
Kondisi pembangunan proyek dengan perencanaan konstruksi besi dua lantai terpantau di lokasi masih melakukan penggalian pondasi dengan menggunakan alat eksavator. Para tukang bangunan di lokasi proyek masih dalam melakukan perangkaian anyaman besi untuk bangunan dua lantai.

Konsultan pengawas yang ditemui terkait dugaan keterlambatan penyelesaian mega proyek kampus Akper di Tolitoli, Musli, terkesan tidak dapat memberikan penjelasan apakah proyek tersebut bisa diselesaikan pada akhir Desember tahun 2023.
Baca juga: Sulteng Akan Suplai Kebutuhan Pangan Warga Jakarta
” Untuk saat ini pembangunannya masih sesuai prosedur,” terang Musli yang mengaku dari pihak konsultan PT. Prisma Karya, di ruang Direksi Keet proyek itu, Kamis (5/10/2023).
Baca juga: Komisi IV DPRD Sulteng Tinjau Proyek Penanganan Sungai Tuweley Tolitoli, Begini Fakta di Lapangan
Disinggung soal apakah progres pembangunan kampus Akper tersebut bisa dapat diselesaikan di akhir Desember tahun ini, Musli, yang mengaku sebagai konsultan pengawas proyek tersebut tak mau memberikan penjelasan dan terkesan tertutup dan malah bertanya balik. (teraskabar).






