Selasa, 13 Januari 2026
Home, News  

Proyek Perubahan “Dari Timur Mengejar Asa”: Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai dari Anak Usia Dini

Proyek Perubahan “Dari Timur Mengejar Asa”: Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai dari Anak Usia Dini
Sekdaprov Sulteng Novalina memaparkan proyek perubahan pada Diklat PIM 1 di Kemendagri, Rabu (10/9/2025). Foto: Biro Adpim

Jakarta, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menghadiri seminar hasil proyek perubahan “Dari Timur Mengejar Asa” yang digagas Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, MM.

Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Wisesa Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, pada Selasa (9/9/2025).

Seminar ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I (PKN I) angkatan II. Hadir pula sebagai penguji sekaligus narasumber Dr. Triwidodo dan moderator Sri Agustina.

Dalam kapasitasnya sebagai mentor, Gubernur Dr.Anwar Hafid memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap proyek perubahan yang dirancang Dra.Novalina,MM.

Gagasan tersebut, terang gubernur, mengusung penerapan program Wajib Belajar (Wajar) 13 tahun di Sulawesi Tengah, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menurutnya, proyek perubahan tersebut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni BERANI Cerdas.

“Inisiatif ini merupakan harapan masyarakat Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus mendukung lahirnya generasi emas Indonesia Sulteng Nambaso pada 2045,”jelasnya.

Ia pun optimistis program Wajar 13 tahun dapat terwujud dengan dukungan semua stakeholder, sehingga generasi muda Sulawesi Tengah mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas. (red/teraskabar)

  Gempa Sambut Syukuran Padungku, Warga di Pusat Gempa Tidur di Lapangan Beralaskan Terpal