Selasa, 13 Januari 2026
News  

Proyek Strategis Nasional dengan Manajemen Ugal-Ugalan di Smelter Nikel

Proyek Strategis Nasional dengan Manajemen Ugal-Ugalan di Smelter Nikel
Andi Ridwan Bataraguru. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Tragedi Ahad pagi 24 Desember 2023 di Kompeni Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) adalah tragedi bukan pertama kali. Hal itu disampaikan oleh Ketua Mining Comunity Center (MMC), Andi Ridwan Bataraguru melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Selasa (26/12/2023).

Menurutnya, kasus kasus kecelakaan pekerja yang berulang- ulang pada kompeni kompeni Nikel di Morowali memberi pesan kepada pada kita semua bahwa kompeni Nikel IMIP dalam pengelolaan yang ugal-ugalan.

Baca juga: Kebakaran Tungku Smelter Nikel PT GNI di Morut, Gubernur Sulteng : Ini Tragedi Kemanusiaan

Data menunjukkan dalam rentang 2015-2022 sudah 53 pekerja smelter meninggal terdiri atas 40 pekerja Indonesia dan 13 WNA China di smelter nikel di Indonesia termasuk IMIP.

Aktivis Reformasi 98 ini menegaskan, di tahun ini saja dihitung  dari bulan Januari-September 2023, ada  19 tragedi kecelakaan di smelter nikel dan telah merenggut korban jiwa 16 orang serta 37 orang terluka.  “Bertambah dari 12 jiwa menjadi 16 jiwa telah melayang,” kata Andi.

Baca jugaKorban Tewas Ledakan Tungku Smelter PT ITSS IMIP Bertambah, Kini Totalnya 16 Orang

Dari fakta temuan korban yang meninggal maupun yang dirawat, semuanya hangus terbakar. Hal ini mempertonton kepada publik tentang kelemahan K3, khususnya di area tungku pembakaran tidak menggunakan  pakaian tahan api (Fire Retardant).

Oleh sebab itu kompeni kompeni Nikel di Sulawesi  sebagai proyek hilirisasi yang melakukan manejmen ugal-ugalan perlu dievaluasi total.

Baca jugaBentrok Karyawan PT GNI, PKS: Momentum Evaluasi Total Hilirisasi Nikel

Karena pertumbuhan yang tinggi tidak memberi peningkatan Kesejahteraan terhadap masyarakat sekitar, dan terlalu abai terhadap jiwa jiwa manusia khususnya para pekejanya sendiri. (teraskabar)

  Rakor dengan Seluruh Rektor, Gubernur Sulteng: Ada Kemauan Kuliah Kita Bantu