Senin, 12 Januari 2026

PT Nila Nasra Nina Kebut Proyek Kampung Merah Putih Sebelum Kontrak Berakhir

PT Nila Nasra Nina Kebut Proyek Kampung Merah Putih Sebelum Kontrak Berakhir
Para pekerja pada proyek Kampung Merah Putih sedang merampungkan pelaksanaan pekerjaan sebelum akhir tahun. Foto: Ramlan

Tolitoli, Teraskabar.id – Pekerjaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Banagan, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, terus digenjot oleh pelaksana PT Nila Nasra Nina (NNN) guna mengejar target penyelesaian sebelum batas akhir kontrak pada Desember 2025.

Proyek strategis yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini memiliki nilai kontrak dengan pagu sebesar Rp10,9 miliar dan masa waktu kerja 112 hari kalender. Proyek tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan kawasan pesisir dan peningkatan fasilitas ekonomi masyarakat nelayan.

Saat ditemui awak media di lokasi pekerjaan, Sabtu (6/12/2025), pelaksana lapangan PT NNN, Abew, yang berasal dari Jakarta, menyampaikan bahwa progres pekerjaan telah mencapai sekitar 80 persen. Menurutnya, meski waktu kontrak masih tersisa beberapa pekan, pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan.

“Untuk progres saat ini sudah di angka 80 persen. Kami sedang kebut termasuk pengerjaan rabat dan beberapa item teknis yang masih berjalan. InsyaAllah bisa selesai akhir Desember 2025,” ujar Abew.

Ia menjelaskan bahwa percepatan pengerjaan dilakukan dengan penambahan tenaga kerja serta pengaturan ulang jadwal kerja agar semua sisa item pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Meski demikian, ia memastikan bahwa percepatan tidak akan mengurangi kualitas pekerjaan yang telah ditentukan dalam spesifikasi teknis.

“Penambahan personel dan pengaturan shift kami lakukan agar pekerjaan bisa maksimal. Namun standar mutu tetap menjadi prioritas, karena semua item akan melalui pemeriksaan teknis sebelum dinyatakan selesai,” tambahnya.

Dari pantauan media di lapangan, sejumlah pekerja tampak menyelesaikan pengecoran rabat beton, pemasangan fasilitas pendukung, serta penyelesaian area-area publik yang menjadi bagian dari paket pembangunan Kampung Merah Putih. Beberapa material masih terlihat didatangkan ke lokasi untuk memenuhi kebutuhan proyek.

  Pawai Ogoh Ogoh Kembali Dilaksanakan di Parimo Setelah Tiga Tahun Absen

Proyek Kampung Merah Putih di Desa Banagan sendiri diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat, khususnya komunitas pesisir, baik sebagai ruang publik, pusat interaksi sosial, maupun kawasan penunjang ekonomi lokal. Sejumlah warga yang ditemui berharap proyek tersebut dapat benar-benar selesai tepat waktu dan dapat dimanfaatkan sesuai tujuan awalnya.

“Kami berharap segera selesai karena lokasi ini nantinya bisa dipakai masyarakat untuk kegiatan desa dan ekonomi kecil,” kata Umar seorang warga setempat.

Dengan progres yang disebut hampir rampung, publik kini menunggu realisasi janji penyelesaian lebih cepat dari pihak pelaksana. PT Nila Nasra Nina memastikan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan secara tuntas sesuai standar teknis dan jadwal yang telah disepakati. (ram/teraskabar)