Sedangkan gubernur meminta agar MoU segera ditindak lebih cepat, tepat dan tuntas hingga pada tahap pembangunan kawasan industri. Ia tidak ingin berlama – lama karena kurang konsepsi, fokus dan sistematis.
Cudy, sapaan gubernur, berharap kerjasama ini terwujud sehingga dapat bermanfaat bagi peningkatan fiskal daerah guna pembangunan Sulteng.
Baca juga : Penggunaan Istilah Badan Investasi, Begini Reaksi Tenaga Ahli Gubernur Sulteng
Gubernur mengakui kondisi fiskal Sulteng saat ini sangat rendah. Sehingga untuk meningkatkan fiskal daerah harus berani melakukan terobosan dengan mengoptimalkan peran Perusda. Mengelola potensi daerah dengan cara itu, fiskal Sulteng pasti bisa meningkat.
Gubernur berharap kalau pengelolaan SDA melalui Perusda bisa berjalan baik APBD Sulteng tahun 2026 bisa meningkat Rp6-9 Triliun.
“Dengan anggaran Sulteng kuat sehingga seluruh program peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan baik,” ujarnya. (teraskabar)






