Tolitoli, Teraskabar.id – Realisasi Pendapatan Daerah (PD) Kabupaten Tolitoli pada 2025 hanya mencapai 96,57 persen dari target Rp1,169 Miliar. Pendapatan tersebut meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer daerah dan lain yang sah.
Hal itu terungkap dalam sidang paripurna DPRD terkait Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) bupati pada pelaksanaan APBD Kabupaten Tolitoli tahun 2025.
” Tahun 2025 PD ditarget sebesar Rp1,169,147.172.864, dari target tersebut realisasi sampai 31 Desember sebesar Rp1.129.104.531.387,76,” kata Bupati Tolitoli, H Amran H Yahya pada paripurna DPRD dengan agenda pembacaan LPJ APBD 2025, belum lama ini.
Sementara itu belanja daerah pada anggaran tahun 2025, menurut bupati Tolitoli, mencapai Rp1.263.725.196.306 atau realisasi sebesar 94,54 persen dari target Rp1.194.801.367.014,14. Pembiayaan daerah pada sisi penerimaan pembiayaan daerah terealisasi Rp107.339.615.063 atau 104,64 persen dari target sebesar Rp102.578.023.442.
” Pengeluaran pembiayaan tahun 2025 ditarget Rp 8 Miliar, realisasi mencapai lebih 100 persen,” sebutnya.
Dalam LPJ tersebut, tercantum pembiayaan netto yang ditarget pada tahun lalu sebesar Rp94.578.023.442, namun yang terealisasi melebihi pembiayaan mencapai persen Rp99.339.615.063 atau 105,03 persen.
” Dari realisasi PD Rp1.129.104.531.387, pembiayaan netto yang ditarget Rp94 Miliar lebih, realisasinya Rp99 Miliar lebih, ada Silpa sebesar Rp33.642.779.436 tahun 2025,” kata bupati Tolitoli.
Ia menyadari bahwa dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang LPJ pelaksana APBD Kabupaten Tolitoli tahun 2025 masih terdapat kekurangan, tetapi dengan saran dan masukan dari seluruh pimpinan dan anggota DPRD akan disempurnakan dengan kesepakatan bersama sebelum menjadi rancangan sebuah Peraturan Daerah Tolitoli. (tim/teraskabar)






