Senin, 12 Januari 2026

Reny Lamadjido Resmi Gabung Demokrat, Anwar Hafid Anggap Energi Baru Partai

Reny Lamadjido Resmi Gabung Demokrat, Anwar Hafid Anggap Energi Baru Partai
Reny A. Lamadjido resmi bergabung dengan Partai Demokrat ditandai dengan penyematan pin Demokrat pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Demokrat Sulteng 2025 di Grand Syah Hotel Palu, Jumat (8/8/2025). Foto: Tim Media BERANI

Palu, Teraskabar.id – Reny A. Lamadjido resmi bergabung dengan Partai Demokratditandai dengan penyematan pin Demokrat pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Demokrat Sulteng 2025 di Grand Syah Hotel Palu, Jumat (8/8/2025).

Reny A Lamadjido yang juga wakil gubernur Sulteng itu menerima langsung pin Demokrat dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, didampingi Ketua DPD Demokrat Sulteng, Anwar Hafid.

Hadir dengan busana bernuansa biru, dr. Reny mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus dan kader Demokrat se-Sulteng. Penyematan pin menjadi simbol resminya ia bergabung dalam keluarga besar partai berlambang bintang mercy tersebut.

“Penyematan pin ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah tanda kehormatan bagi tokoh yang memutuskan bersama-sama berjuang melalui Partai Demokrat,” kata Herman Khaeron.

Ketua DPD Demokrat Sulteng, Anwar Hafid, menilai kehadiran dr. Reny akan memperkuat barisan partai dalam mendukung pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat. “Beliau akan menjadi energi baru bagi Demokrat Sulteng,” tegas Anwar.

Dikenal aktif menginisiasi berbagai program kesehatan di Sulteng, dr. Reny berterima kasih atas sambutan hangat dari seluruh kader Demokrat. Ia berharap keputusannya bergabung dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Rakerda Demokrat Sulteng 2025 menghadirkan pengurus DPC, PAC, ranting, dan anak ranting dari seluruh kabupaten/kota. Momen bergabungnya dr. Reny disebut menjadi salah satu penanda semangat konsolidasi partai menjelang agenda politik mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan seluruh kader Demokrat di Sulawesi Tengah wajib bekerja total mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan pemerintahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.

Arahan ini ia sampaikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Demokrat Sulteng yang dihadiri pengurus DPD, Ketua DPC, hingga struktur PAC, ranting, dan anak ranting, Jumat (8/8/2025) di Grand Syah Hotel Palu yang juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido.

“Kita mengurus 3,5 juta masyarakat Sulawesi Tengah. Pak Anwar Hafid punya pengalaman panjang, dan tidak ada keraguan sedikit pun dalam memimpin daerah ini. Demokrat memberikan dukungan penuh,” ujar Sekjen.

Ia menegaskan, instruksi ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Demokrat, mendukung penuh pemerintahan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, terutama jika dipimpin kader Demokrat. “Para Ketua DPC, DPAC, ranting, dan anak ranting harus bekerja sungguh-sungguh. Sukseskan program Gubernur dan Presiden. Jangan hanya teriak besar, buktinya nanti,” tegasnya.

Rakerda kali ini, lanjut Sekjen, menjadi ajang menyusun program kerja partai yang selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi. Demokrat pusat siap memberikan dukungan politik dan memanfaatkan jaringan menteri untuk berkolaborasi dengan Pemprov Sulteng.

Selain itu, Rakerda menjadi titik awal memutar roda organisasi pasca pemilu. Sekjen mengingatkan, struktur Demokrat harus aktif sepanjang tahun, bukan hanya menjelang pemilu. Ia meminta pengurus hingga tingkat RW segera dibentuk agar basis masyarakat terkelola dengan baik.

Menyinggung strategi politik, Sekjen menargetkan peningkatan kursi Demokrat di DPRD Provinsi Sulteng dari 8 menjadi minimal 12 kursi. Target lain, setiap kabupaten/kota harus mencapai ambang batas 20 persen kursi untuk memudahkan pengusungan calon kepala daerah. “Kalau gubernurnya Pak Anwar dan Ketua DPRD-nya Demokrat, pemerintahan ini akan solid sekali,” ujarnya.

Sekjen juga menjelaskan, AD/ART Demokrat hasil Kongres 2025 melarang Musda atau Muskab hingga akhir 2025. Partai akan fokus konsolidasi pada 2026–2027 untuk mempersiapkan Pilkada dan Pemilu 2029.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyambut instruksi tersebut. Menurutnya, konsolidasi Demokrat saat ini bukan hanya untuk kepentingan partai, tetapi juga untuk menyukseskan visi-misi pemerintah daerah.

“Anggota DPRD Demokrat di kabupaten dan provinsi harus satu visi dan memahami program pemerintah. Dengan begitu, mereka bisa berjuang maksimal membantu daerah,” kata Anwar.

  Demokrat Sulteng Catat Sejarah, Rayakan HUT ke-23 Bersama 10 Ribuan Warga Sigi

Anwar optimistis Sulteng dapat mengirim dua kader terbaiknya ke Senayan pada pemilu mendatang. “Target awal kita sederhana: menyejahterakan rakyat Sulawesi Tengah. Kepemimpinan ini harus dimanfaatkan untuk langkah-langkah menuju masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan makmur,” pungkasnya. (red/teraskabar)