Palu, Teraskabar.id– 33 peserta Bimbingan teknis (Bimtek) dan Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi Penyuluhan Suvervisor berhasil menyelesaikan seluruh tahapan proses kegiatan hingga hari terakhir, Selasa (19/7/2022).
Kegiatan yang dilaksanakan selama delapan hari di Aula Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) itu, seluruh peserta yang terdaftar dinyatakan kompeten.
Ketua Asessor, Dr Moh Taufik, SPT saat pengumuman hasil uji kompetensi menjelaskan, dari 33 peserta yang mengikuti Bimtek dan Uji Kompetensi ini, 32 orang dinyatakan kompeten, dan seorang lagi dinyatakan kompeten sebagai fasilitator.
Baca juga : Persiapkan Talenta Digital Indonesia, Leap-Telkom Digital Luncurkan Program Beasiswa Pijar Camp
“Setelah melalui perjuangan beberapa hari, seluruh peserta bisa sampai titik terakhir dan berhasil meraih hasil sesuai harapan masing-masing,” kata Dr Moh Taufik saat menyampaikan hasil Uji Kompetensi di sebelum penutupan kegiatan secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng Ir Maya Malania Noer, MT.
Ia menekankan, capaian para peserta yang berhasil meraih kualifikasi kompeten pada uji kompetensi sertifikasi profesi penyuluhan supervisor, bukan malah menjadikan diri masing-masing peserta sebagai ajang berpuas diri. Tapi capaian ini menjadi tanggung jawab moral bagi kalian untuk mengiimplementasikan ilmu yang didapat selama pelatihan, untuk memajukan pengelolaan sumber daya pertanian dan perkebunan bagi kemaslahatan masyarakat.
Baca juga : Pemkab Donggala Diharap Berpikiran Terbuka, Gubernur Sulteng: Cara Berpikir Birokratis Harus Diubah
Perlu digaris bawahi, memajukan pengelolaan sumber daya pertanian harus dibarengi dengan peningkatan SDM masing-masing individu penyuluh. Tanpa hal itu, sangat sulit mewujudkannya.







