“Pak gubernur sampaikan ke saya, beliau ketahui Keppres Sekdaprov dari Novalina melalui telepon,” ujar Andono.
Baca juga : Kemendagri Tunggu Pemberitahuan Resmi Gubernur Sulteng Soal Penolakan Pelantikan Sekdaprov
Informasi terbitnya Keppres yang diperoleh dari Novalina membuat Gubernur Sulteng naik pitam. Mantan Wali Kota Palu dua periode itu bahkan tak habis pikir, mengapa salah satu nama yang direkomendasikan Gubernur Sulteng ke Mendagri itu, lebih dahulu memperoleh informasinya. Padahal, surat rekomendasi gubernur yang dikirim ke Mendagri melalui BKD Sulteng. Sehingga, berdasarkan mekanisme, balasan surat gubernur itu melalui BKD, lalu ke gubernur.
“Ini tidak, malah lebih dulu beredar luas di publik media sosial baru diketahui pemerintah provinsi,” kata Andono.
Sekaitan surat rekomendasi gubernur mengenai calon Sekdaprov Sulteng, Andono mengungkapkan ada tiga nama yang diajukan ke Mendagri berdasarkan penuturan Gubernur Rusdy kepada dirinya. Nama dalam surat tersebut berdasarkan urutan abjad yakni Fahrudin, selanjutnya Novalina, dan terakhir Sadly Lesnusa.
“Saya sebenarnya tidak pernah melihat langsung surat rekomendasi tersebut karena bersifat rahasia, tapi isi rekomendasi itu disampaikan pak Gubernur ke saya,” ujarnya.
Baca juga : Seleksi Calon Sekdaprov, Gubernur Sulteng: Nilai Tertinggi yang Dilantik
Namun dalam catatan surat usulan tersebut lanjut Andono, Gubernur Rusdy merekomendasikan nama Fahrudin disertai penekanan dengan memberi huruf Bold pada nama Dr. Fahrudin Yambas. Pilihan ke Dr Fahrudin Yambas karena dua nama lainnya memiliki ikatan kekerabatan dengan Gubernur Sulteng.






