” Kalau melintas di sungai ini paling cepat 20 menit sudah sampai di sungai Labantik, kemudian diangkut lagi pakai jalur darat menuju sungai Tabong, lokasi tambang itu tidak ada akses jalan dari Buol, hanya bisa dari Tolitoli,” katanya.
Baca juga : Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Pati, Terbesar Sepanjang 2022
Puluhan jeriken berisi BBM solar yang diangkut melintas sungai di wilayah Desa Janja, dipergunakan untuk kebutuhan peralatan berat berupa eksavator yang dioperasikan menambang emas.
” Kalau mau lihat langsung naik saja ke atas pake katinting warga, ongkosnya per orang Rp25 ribu, supaya lebih jelas aktifitas di sana seperti apa,” sarannya. (ram/teraskabar)






