Minggu, 25 Januari 2026
Ekbis  

Sulteng Surplus Beras Meski Produksi Fluktuatif Tiga Tahun Terakhir

Sulteng Surplus Beras Meski Produksi Fluktuatif Tiga Tahun Terakhir 
Nelson Metubun. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.idKementerian Pertanian (Kementan) RI merilis produksi beras di Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami surplus 86.710 ton tahun 2022 dan menempatkan provinsi ini sebagai penyumbang surplus beras nasional di urutan ke-9.

“Surplus beras di Sulteng rata-rata bisa mencapai 90 ribu hingga 100 ribu ton setiap tahunnya,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Nelson Metubun, Rabu (11/1/2023) di ruangan kerjanya.

Dikutip dari laporan BPS Sulteng, produksi padi pada 2022 diprediksi mencapai 772 ribu ton gabah kering giling (GKG), mengalami penurunan 95 ribu ton GKG atau 10,95 persen dibandingkan 2021 yang sebesar 867 ribu ton GKG.

Baca jugaDianggap Mampu Perbaiki Ekonomi Nasional, Megawati Soekarnoputri Terima Lifetime Achievement Award

Jika potensi produksi padi pada 2022 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada 2022 diperkirakan mencapai 455 ribu ton, atau mengalami penurunan sebanyak 56 ribu ton atau 10,95 persen dibandingkan 2021 yang sebesar 511 ribu ton.

Sebaliknya pada 2021 produksi padi sebesar 867 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG), mengalami kenaikan 75 ribu ton GKG atau 9,74 persen dibandingkan 2020 yang mencapai 792 ribu ton GKG. Sedangkan produksi beras pada 2021 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 511 ribu ton, mengalami kenaikan  44 ribu ton atau 9,43 persen dibandingkan produksi beras di 2020 yang mencapai 467 ribu ton.

Selanjutnya, produksi padi pada 2020 mencapai 792,25 ribu ton gabah kering giling (GKG), mengalami penurunan 52,65 ribu ton atau 6,23 persen dibandingkan 2019 sebesar 844,90 ribu ton GKG.

Baca jugaBantuan Beras Berkutu Diterima Warga Desa Pulias Tolitoli

  Suzuki Luncurkan Warna Baru New Carry, Prime Graphite Grey di GIIAS Surabaya 2025

Kemudian pada  2019, produksi padi di Sulteng diperkirakan mencapai 844,90 ribu ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 82,07 ribu ton atau 8,85 persen dibandingkan tahun 2018. Jika produksi padi pada tahun 2019 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras di Provinsi Sulawesi Tengah pada 2019 sebesar 496,16 ribu ton atau mengalami penurunan sebanyak 48,20 ribu ton atau 8,85 persen dibandingkan tahun 2018