Sabtu, 24 Januari 2026
Umum  

Tarung Jalanan di Palu, Samurai Lawan Tangan Kosong

Palu, Teraskabar.id– Pertarungan jalanan antara seorang menggunakan samurai dan tangan kosong di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) berakhir damai.

Tarung jalanan di Palu ini terjadi tepatnya di Komplek Masjid Al Markaz, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Ahad (4/9/2022). Kejadian tersebut terekam dalam video dan hingga kini lviral di media sosial.

Baca jugaFestival Musik Jalanan Berakhir, Kapolri Komitmen Bangun Ruang Demokrasi yang Positif

Kapolsek Palu Barat, Iptu Rustang saat dihubungi, Senin (5/9/2022), mengatakan, kasus perkelahian itu sudah berakhir damai karena keduanya sepakat kasusnya ditangani secara kekeluargaan.

Baca jugaJalur Trans Sulawesi di Tolitoli Bisa Dilalui Kendaraan Jelang Puasa

Ia menjelaskan, kasusnya bermula sekitar pukul 12.30 Wita, tepatnya selesai salat Dhuhur. Warga bernama Tamrin (41) membuka pintu depan masjid Al Markaz yang menimbulkan suara keras. Kemudian ditegur oleh lelaki bernama Yayan (40). Namun Tamrin tidak terima.

Baca jugaDaud Yordan Menang TKO atas Rachata Khaophimai di Ronde Kelima

Yayan pun menghampiri dan berbicara kepada Tamrin hingga terjadi perdebatan. Perkelahian pun terjadi di antara keduanya. Setelah terjadi perkelahian, Tamrin pergi ke toko milik iparnya untuk mengambil Samurai dan langsung mengejar Yayan. Yayan pun berlari menuju rumahnya di Jalan Mangga untuk mengambil samurai miliknya.

“Saat kembali ke Kompleks Masjid Al-Markaz itu, Yayan sudah membawa sebilah Samurai dan langsung bertemu dengan Tamrin sehingga terjadi perkelahian dengan menggunakan Samurai,” kata Rustang.

Akibat kejadian itu, salah seorang pelaku tarung jalanan di Palu, Tamrin mengalami luka di bagian betis kaki dan luka jari di tangan kiri.
Sebelum ditangani pihak kepolisian, Tamrin mengaku tak akan memperpanjang masalah perkelahian tersebut dan sudah memaafkan lawannya. Pernyataan tersebut terekam dalam video lainnya yang kemudian diunggah di media sosial.