Minggu, 25 Januari 2026
Ekbis  

Telkomsel Ingatkan Waspadai Penipuan Melalui Aplikasi Chatting, Data Pribadi Bisa Bobol

Telkomsel Ingatkan Waspadai Penipuan Melalui Aplikasi Chatting, Data Pribadi Bisa Bobol
GM Consumer Sales Telkomsel Region Sulawesi, Andri Kurniawan. Foto: Istimewa

Makassar, Teraskabar.id – Telkomsel ingatkan kepada pelanggannya untuk tetap bersikap waspada terhadap modus penipuan. Kini modus penipuan berkedok hadiah semakin banyak menyasar warga melalui aplikasi chatting. Seperti WhtasApp, Telegram, Line, SMS dan sebagainya.

“Saat ini ada modus penipuan dengan metode yang cukup baru, di mana pelaku mengirimkan tautan atau link hadiah kepada korban melalui aplikasi chatting seperti WhatsApp, Telegram, LINE, SMS, dan sebagainya,” kata General Manager Consumer Sales Telkomsel Region Sulawesi Andri Kurniawan melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (16/3/2023).

Baca jugaPelaku Penipuan BRI Link, Pernah Beraksi di Jakarta Ditangkap di Parimo

Ketika korban mengklik tautan yang masuk ke nomor aplikasi chatting dan mengarah ke situs website palsu, saat itu data-data pribadi korban sudah bocor dan bisa diambil oleh pelaku. Dan paling parah, uang dalam rekening korban bisa dikuras oleh pelaku.

“Hal ini yang tidak diinginkan terjadi di pelanggan,” ujarnya.

Modus penipuan tersebut dinamakan phising yang merupakan salah satu jenis kejahatan online. Pelaku bertujuan untuk mendapatkan informasi data pribadi seperti nama, usia, alamat, akun, password, hingga data perbankan. Data pribadi ini nanti bisa disalahgunakan oleh si pelaku atau dijual ke pihak lain untuk tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Baca jugaModus Layanan Customer Service, Telkom Imbau Pelanggan IndiHome Waspada Penipuan

“Untuk itu kami menghimbau pelanggan untuk senantiasa waspada terhadap kontak yang tidak dikenal dan memberitahukan bahwa si pelanggan mendapatkan hadiah atau hal lain yang mencurigakan. Cek kembali validitas sumber informasinya dan jangan asal klik link yang tidak jelas atau unduh sembarang aplikasi yang tidak terpercaya,” lanjut Andri.

  Piala Dunia U-17 Online, Telkomsel Hadirkan Paket Bundling Berlangganan Vidio

“Kemudian jangan pernah membagikan kode password sekali pakai (OTP), PIN, atau Magic Link kepada pihak yang tidak dikenal, karena itu semua sifatnya rahasia. Hanya si pelanggan itu sendiri saja yang boleh mengetahuinya,” tambah Andri.

Telkomsel tidak pernah memungut biaya apa pun kepada pelanggan yang berhak mendapatkan hadiah secara resmi. Baik itu untuk pembayaran pajak hadiah, biaya administrasi, atau biaya lainnya. Pelanggan dapat melaporkan indikasi adanya penipuan melalui layanan pengaduan secara gratis dengan cara ketik PENIPUAN#Nomor HP Penipu#Isi SMS Penipuan dan kirim melalui SMS ke 1166.

“Jika pelanggan menerima informasi mengenai pemenang program yang diselenggarakan oleh Telkomsel, dapat melakukan konfirmasi langsung ke layanan Call Center 188 atau dapat mengunjungi kantor layanan GraPARI terdekat untuk mencegah terjadinya penipuan. Jangan mudah percaya untuk untuk memberikan uang kepada pihak yang mengatasnamakan Telkomsel dengan iming-iming hadiah atau alasan apapun,” pungkas Andri. (teraskabar)